Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BBKSDA Sulsel Libatkan Warga Kembangkan Rusa di Kawasan Konservasi Taman Buru Ko'mara

BBKSDA Sulawesi Selatan kini tengah konsen mengembangkan kawasan Taman Buru Ko'mara, Kabupaten Takalar.

Penulis: Alfian | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ALFIAN
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan, Thomas Nifinluri (Kanan), saat membawakan materi Workshop Tata Kelola Penangkaran Rusa Berbasis Rakyat Terintegrasi dan Berkelanjutan (Talaparusi) di Hotel Maxone, Jl Taman Makam Pahlawan, Makassar, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan kini tengah konsen mengembangkan kawasan Taman Buru Ko'mara, Kabupaten Takalar.

Dalam kawasan ini merupakan habitat rusa timor yang kini dalam perlindungan langsung BBKSDA Sulsel.

Namun setiap tahunnya jumlah rusa timor di lokasi tersebut semakin berkurang.

Berdasarkan data BBKSDA Sulsel, jumlah rusa timor di Taman Buru Ko'mara berkisar 30 ekor.

Demi menjaga keberlangsungan rusa timor pun, BBKSDA pun mencanangkan sejumlah program berkelanjutan yakni Tata Kelola Penangkaran Rusa Berbasis Rakyat Terintegrasi dan Berkelanjutan (Talaparusi).

Program ini memiliki tiga aspek utama yang biasa disebut 3K yaitu Kemitraan, Kelestarian dan Kesejahteraan.

Langkah nyata program ini yang tengah berlangsung yakni upaya penangkaran rusa warga yang berada di luar wilayah konservasi.

"Melalui dana hibah kementerian saat ini terdapat empat Kepala Keluarga yang mendapatkan kesempatan melakukan penangkaran. Setiap KK diberikan empat ekor rusa," ucap Kepala BBKSDA, Thomas Nifinluri.

Rusa-rusa tersebut akan dikembangbiakan, sehingga setiap KK yang mendapatkan empat ekor rusa itu terdiri dari satu jantan dan satu betina.

"Bentuk kerjasamanya itu bagi hasil yakni semisal setiap bereproduksi ada tiga anak rusa maka satu diantaranya diantaranya diserahkan ke Taman Buru Ko'bara," ungkap Thomas.

Selain empat KK yang diprioritaskan ini, BBKSDA Sulsel juga berharap ada sumbangsi dari para penangkar rusa rakyat lainnya.

Saat ini BBKSDA mencatat terdapat 13 penangkar (individual) yang tersebar di wilayah Sulawesi Selatan.

"Total rusanya itu sekitar 111 ekor, kan ini ada datanya sehingga kita bisa saling support semisal pertukaran pengindukan agar perkembangan rusa bisa berlangsung baik dan secara alami," tambahnya.

Sementara itu demi menjaga agar proses pengembangbiakan rusa timor di Taman Buru Ko'mara berjalan baik maka disiapkan tiga kandang yakni Kandang habituasi, rebituasi, dan karantina.

Workshop Talaparusi

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved