Mahasiswa Papua Unjuk Rasa di Makassar, Ini Tuntutannya
Mereka unjuk rasa di depan halaman Asrama Mahasiswa Papua, Jl Lanto Daeng Pasewang, Makassar, Senin (19/8/2019).
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan mahasiswa asal Papua melakukan unjuk rasa di Makassar.
Mereka unjuk rasa di depan halaman Asrama Mahasiswa Papua, Jl Lanto Daeng Pasewang, Makassar, Senin (19/8/2019).
Pantauan Tribun-Timur.com, sejumlah personil kepolisian berjaga di depan asrama.
Hingga akhir unjuk rasa, tak ada kerusuhan dan semua berjalan aman.
Ketua Umum Papua Barat, Rustam Kambori mengatakan, unjuk rasa ini atas kejadian yang menimpa mahasiswa Papua di Surabaya, 16 dan 17 Agustus lalu.
Mantan Pangdam XIV Hasanuddin Letjen TNI Agus Surya Bakti Sumringah Dapat Ini dari Bella Saphira
Kerusuhan Manokowari Papua Barat, Massa Mulai Jarah Warung, Pedagang Pasrah
30 Guru di Luwu Utara Disiapkan Menjadi Calon Kepala Sekolah
Tahun 2020 Unismuh Makassar Target Akreditasi Asia
Dimana terjadi kerusuhan yang melibatkan mahasiswa asal Papua dan salah satu Ormas.
"Sehingga kami berharap bapak Presiden, Joko Widodo, bagaimana menindak tegas kepada oknum Polri TNI, dan Ormas dengan seenaknya menindak tindakan yang tidak profesional," tegas Rustam.
Menurutnya, masyarakat di Papua tak pernah dipandang para pendatang, berbeda dengan warga pribumi.
Apalagi, saling membedakan antara suku, ras, dan agama.
Namun, kejadian di Surabaya sangatlah berbanding terbalik dengan yang diterapkan masyarakat Papua kepada pendatang.
Oleh sebab itu, ia berharap masalah ini segera ditindak lanjuti.
"Karena kita berbeda-beda tapi tetap rukun," imbuhnya.
Ketua Asrama Papua Barat di Makassar, Antoni juga menyayangkan peristiwa yang terjadi di Surabaya.
Apalagi, sejumlah mahasiswa Papua dikabarkan harus diamankan oleh pihak berwajib.
"Sehingga tuntutan kami yang pertama, ingin menuntut melepaskan teman-teman kami sebanyak 40 orang," tegasnya.
Dalam orasi mereka, sempat terdengar yel-yel akan pulang ke Papua jika masalah ini tidak diselesaikan dengan segera.
Mereka berniat pulang lantaran rata-rata dari mahasiswa Papua terganggu secara psikologi terkait masalah tersebut.
"Karena kalau pemerintah tidak meredam, generasi-generasi akan seperti ini terus. Karena di luar negeri, masalah rasisme sangat mengguncangkan duni. Jangan sampai di Indonesia terjadi," pungkas Antoni.
Pulang Kampung Jika Diminta oleh Gubernur
Mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kota Makassar mengaku, siap pulang ke daerahnya.
Hal itu dikatakan saat aksi solidaritas di halaman Asrama Papua, di Jl Lanto Daeng Passewang, Senin (19/8/2019) siang.
Lewat aksi solidaritas tersebut, mahasiswa bersiap mengikuti instruksi Gubernur Papua.
BERLANGSUNG 0-0 Live Indosiar Live Streaming PS Tira Persikabo vs PSS Sleman - Motivasi ke Puncak
21 Tim Pimnas Perwakilan UNM Siap Perebutkan Juara di Bali, Rektor Siapkan Hadiah
Rektor UNM Janji Beri Hadiah Spesial Bagi Tim PIMNAS yang Juara di Bali
"Apa-apa yang dibilang gubernur Papua, itu akan kami ikuti. Kami diminta pulang. Kami siap untuk pulang ke Papua," teriak massa.
Jenderal lapangan (Jenlap) Galoni Wonda mengaku, Gubernur Papua mengeluarkan statment pulangkan mahasiswa Papua.
Hal tersebut akan dilakukan mahasiswa Papua dan Papua Barat di Makassar, jika teman-teman mereka di Surabaya bebas.
Pasalnya, kini puluhan mahasiswa Papua di Surabaya diamankan polisi. Menyusul isu bendera Indonesia dirusaki mahasiswa.
BERLANGSUNG 0-0 Live Indosiar Live Streaming PS Tira Persikabo vs PSS Sleman - Motivasi ke Puncak
21 Tim Pimnas Perwakilan UNM Siap Perebutkan Juara di Bali, Rektor Siapkan Hadiah
Rektor UNM Janji Beri Hadiah Spesial Bagi Tim PIMNAS yang Juara di Bali
"Kami minta teman-teman kami yang di Surabaya dan daerah lain yang ditahan itu dilepas, kalau tidak kita pulang," katanya.
Diketahui, 17 Agustus lalu saat peringatan HUT Kemerdekaan, disebutkan mahasiswa Papua di Surabaya merusaki bendera RI.
Isu pengrusakan bendera merah putih, itu lalu berujung pada kepungana mahasiswa Papua di asramanya.
Pasalnya, puluhan mahasiswa dikepung aparat TNI Polri dan Ormas. Akirbat dari itu, puluhan mahasiswa Papua diamankan.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @wahyususanto_21
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Mantan Pangdam XIV Hasanuddin Letjen TNI Agus Surya Bakti Sumringah Dapat Ini dari Bella Saphira
Kerusuhan Manokowari Papua Barat, Massa Mulai Jarah Warung, Pedagang Pasrah
30 Guru di Luwu Utara Disiapkan Menjadi Calon Kepala Sekolah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/spanduk-tuntutan-mahasiswa-asal-papua-saat-melangsungkan-unjuk-rasa.jpg)