TRIBUNWIKI: Begini Sejarah Panjat Pinang di Indonesia
Lomba tersebut bisa dibilang sebagai ikonik yang dilaksanakan pada hari perayaan kemerdekaan Indonesia.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ansar
Barang-barang murah itu pun menjadi suatu kemewahan bagi mereka.
Sejumlah warga mengikuti lomba panjat pinang kolosal di Pantai Carnaval, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Kamis (17/8/2017).
Dalam perlombaan panjat pinang kolosal itu disiapkan 172 batang pohon pinang dengan aneka macam hadiah sekaligus memeriahkan perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pro kontra panjat pinang
Beberapa orang berpendapat panjat pinang seharusnya tidak dijadikan tradisi apalagi di acara kemerdekaan.
Karena acara tersebut diperkenalkan oleh penjajah dan menjadi bahan tontonan bagi mereka.
Perlombaan ini hanya membawa memori pahit dari masa lalu.
Pemusik Harry Roesli kepada harian Kompas juga pernah menyuarakan kontra terhadap perlombaan panjat pinang.
Menurut dia, ada kenyataan "kelas sosial" di lingkungan masyarakat pada perayaan kemerdekaan.
Orang kaya cenderung hanya menyumbang saja dan tidak ikut kegiatannya.
"Kalaupun ikut kegiatannya paling-paling hanya ikut pertandingan catur saja. Sementara dalam proses bergaul itu sebenarnya ada isi hati lain. Si orang kaya menyumbang supaya ia bisa hidup aman di lingkungan itu. Supaya tidak ada yang menjarah hartanya," tutur Harry seperti dikutip pada harian Kompas, 18 Agustus 2002.
Selain itu, penebangan besar-besaran hanya untuk acara hiburan sekali setahun itu tidak seimbang dengan nilai lingkungan.
Karena pertumbuhan pohon pinang cenderung lambat.
Sebatang pinang baru layak ditebang untuk keperluan perlombaan setelah ia berusia 30 tahun.
Kerja sama peserta untuk menggapai pucuk batang pinang saat mengikuti lomba panjat pinang dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-67 di Pantai Festival, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Jumat (17/8/2012).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/warga-dan-personel-ikuti-lomba-panjat-pinang-di-hut-ke-73-bhayangkara.jpg)