Detik-detik Legislator Sulsel Gaduh Gegara Fotokopian Tidak Ada, Ternyata Ini Alasan Pansus DPRD

Pembacaan kembali akan dilanjutkan usai Salat Magrib atau sekitar pukul 19.00 wita malam.

Detik-detik Legislator Sulsel Gaduh Gegara Fotokopian Tidak Ada, Ternyata Ini Alasan Pansus DPRD
hasan/tribun-timur.com
Rapat internal perumusan kesimpulan dan rekomendasi atas hasil pemeriksaan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Kamis (15/08/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pembacaan draf laporan hasil pemeriksaan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan di skorsing.

Pembacaan kembali akan dilanjutkan usai Salat Magrib atau sekitar pukul 19.00 wita malam.

Dari pantauan Tribun pembacaan draf sempat gaduh gegara tidak fotocopy untuk dibagikan kepada masing-masing anggota.

Pemerintah Gulirkan Wacara Seleksi PTN Digelar Sebelum Ujian Nasional, Siswa Ramai-ramai Buat Petisi

Warunk Upnormal Hadirkan Menu Baru, Varian Coffee dan Crispy Chicken Mulai Rp 10 ribu

Bank Indonesia Dorong Pengembangan Ekonomi Halal

Rapat berlangsung diwarnai interupsi oleh beberapa anggota.

Anggota yang melakukan interupsi adalah anggota Pansus dari Fraksi PKS dan PAN.

Pemerintah Gulirkan Wacara Seleksi PTN Digelar Sebelum Ujian Nasional, Siswa Ramai-ramai Buat Petisi

Warunk Upnormal Hadirkan Menu Baru, Varian Coffee dan Crispy Chicken Mulai Rp 10 ribu

Bank Indonesia Dorong Pengembangan Ekonomi Halal

Anggota Pansus Aryadi Arsal dan Irfan AB meminta kepada ketua agar membagikan fotocopyan kepada masing masing anggota.

Di hadapan anggota, Ketua Pansus Kadir Halid mengatakan agar mencatat langsung dari draf yang dibacakan.

"Catat sendiri tidak ada anggaran," tuturnya. (*)

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved