Mencekam! Geng Motor di Makassar Kini Pakai Pistol, Warga Langgau Diteror saat Subuh
Gerombolan geng motor diperkirakan 20 orang dengan 10 sepeda motor melintas dan mencegat seorang pengendara di pinggir jalan.
Ringkasan Berita:
- Aksi premanisme jalanan kembali terjadi di Kota Makassar saat sekelompok geng motor menyerang pemukiman warga pada malam hari.
- Para pelaku membawa senjata tajam dan benda yang diduga pistol, memicu kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan diri.
- Insiden ini menambah kekhawatiran masyarakat karena teror geng motor dinilai masih menjadi ancaman nyata di lingkungan permukiman.
TRIBUN-TIMUR.COM - Warga Makassar kembali diteror kawanan geng motor.
Deru knalpot sepeda motor memecah keheningan. Sekelompok geng motor menyerang pemukiman warga di Jl Langgau, Kecamatan Bontoala, Makassar, Jumat (1/5/2026) dini hari.
Aksi ini terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.
Gerombolan geng motor diperkirakan 20 orang dengan 10 sepeda motor melintas dan mencegat seorang pengendara di pinggir jalan.
Tak hanya mengancam menggunakan anak panah (busur), salah satu pelaku terlihat menodongkan senjata yang menyerupai pistol.
"Ada yang membawa airsoft gun dan celurit. Senjata itu diarahkan ke warga. Mereka juga menendang motor yang terparkir di depan rumah," ujar Jamaluddin, Ketua RW 05 Kelurahan Timungan Lompoa.
Malam yang sama, geng tersebut menyerang dua lokasi berbeda, yakni Jalan Langgau dan Jalan Pontiko.
Baca juga: Pengakuan Saksi Ketua RW, Aksi Geng Motor Berpistol Serang Pemukiman
Meski tidak ada korban jiwa, seorang warga dilaporkan mengalami luka-luka akibat terjatuh saat dikejar oleh kawanan tersebut di area perempatan Jalan Cumi-cumi.
Polsek Bontoala mengonfirmasi telah mengantongi bukti rekaman CCTV dan tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Kapolsek Bontoala Kompol Andi Aris Abu Bakar, mengatakan sementara menyelidiki kasus penyerangan geng motor itu.
"Sementara kami bersama Satreskrim Polrestabes Makassar sudah melakukan penyelidikan siapa-siapa yang melakukan pengerusakan," ujarnya ditemui di bawah Fly Over.
Andi Aris tak menampik pelaku yang membawa senjata jenis pistol. Namun menurutnya, pistol itu jenis softgun.
"Kalau dilihat dari video ada yang membawa senjata airsoft gun. Tapi sementara kami melakukan penyelidikan," jelasnya.
Pelaku diperkirakan berjumlah 20 orang.
"Sekitar 20 orang dengan menggunakan motor sepuluh berboncengan," tuturnya.
| 140 Peserta Berebut Posisi Imam Kelurahan di Makassar, 37 Orang Pasti Gugur |
|
|---|
| Detik-detik Mencekam Rosmini Hamid Lihat Rumah Diteror Kelompok OTK di Gowa |
|
|---|
| Jalur Afirmasi SPMB Sulsel Akomodir Murid Tidak Mampu, Wajib Terdaftar DTSEN |
|
|---|
| Kecamatan Kesulitan Tertibkan Penjual Buroncong di Hertasning Makassar |
|
|---|
| Calon Jemaah Haji Kloter 19 Asal Mamuju Wafat di Makassar, PPIH Sampaikan Duka Mendalam |
|
|---|