5 Fakta Mayat dalam Karung, Nurhikma Diajak Minum Miras, Disetubuhi, dan Dibunuh Teman Dekat, Motif?

TRIBUN-TIMUR.COM - Ini 5 fakta mayat dalam karung, Nurhikma diajak minum miras, disetubuhi, dan dibunuh teman dekat, motif?

5 Fakta Mayat dalam Karung, Nurhikma Diajak Minum Miras, Disetubuhi, dan Dibunuh Teman Dekat, Motif?
TRIBUN-TIMUR.COM - Ini 5 fakta mayat dalam karung, Nurhikma diajak minum miras, disetubuhi, dan dibunuh teman dekat, motif? (foto ilustrasi) 

3. Terduga Pembunuh Diamankan

Jajaran Polres Tegal mengamankan lima terduga pelaku pembunuhan Nurhikmah (16), gadis yang jasadnya ditemukan tinggal tulang di dalam karung di sebuah rumah kosong di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Tegal, Jawa Tengah.

Kelima terduga pelaku yang diamankan yakni AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15), NL dan AI berjenis kelamin perempuan.

Diduga kelima pelaku merupakan teman dekat korban.

"Sudah kami amankan. Lima pelaku, dua perempuan tiga laki-laki. Diduga korban dan pelaku saling kenal.

Tapi lengkapnya nunggu perkembangan saat gelar Kamis nanti," kata Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo, saat dikonfirmasi, Selasa (13/8/2019).

Bambang mengatakan, dari pengakuan para pelaku, setelah membunuh Nurhikmah, jasad korban dimasukkan ke dalam karung untuk menghilangkan jejak.

Kelimanya diancam dengan Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 339 KUHP.

4. Kronologi Pembunuhan

Ini 5 fakta mayat dalam karung, Nurhikma diajak minum miras, disetubuhi, dan dibunuh teman dekat, motif?
Ini 5 fakta mayat dalam karung, Nurhikma diajak minum miras, disetubuhi, dan dibunuh teman dekat, motif? ()

Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo membeberkan kronologi pembunuhan Nurhikmah (16), gadis yang jasadnya ditemukan tinggal tulang di dalam karung oleh lima tersangka. 

Bambang mengatakan, peristiwa bermula saat salah satu pelaku mengajak korban untuk bertamasya ke obyek wisata Praba Lintang, Tegal.

Di lokasi, kelima tersangka kemudian mengajaknya untuk minum minuman keras.

Berpindah ke lokasi lain, korban dan kelima pelaku kemudian melanjutkan minum di sebuah rumah kosong di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Tegal.

Korban kemudian diajak berhubungan badan oleh salah satu tersangka hingga salah satunya kemudian mencekik korban hingga tewas di lokasi itu.

Untuk menghilangkan jejak, jasad korban dimasukkan ke dalam karung plastik berwarna putih yang kemudian diikat melilit mulai dari kepala hingga kaki sebelum akhirnya ditinggalkan.

Jasad itu kemudian ditemukan warga pada Jumat ((9/8/2019).

Kelima pelaku diancam dengan Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 339 KUHP.

5. Motif Pembunuhan

Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal menunjukkan Nurhikmah (16) merupakan korban pembunuhan oleh lima tersangka.

Satu di antaranya adalah perempuan.

Baca: Bunuh Briptu Heidar di Papua, Ini Sepak Terjang Lekagak Telenggen, Bos KKB Papua Paling Berbahaya

Baca: Bupati Bongkar Prostitusi Kolong Meja Warung Kopi, Ditawari Esek-esek Saat Menyamar Jadi Pelanggan

Baca: Fakta-fakta Siswi SMP Makassar Dicabuli Caleg Gagal Berkali-kali, dari Komentar FB ke Kamar Wisma

Baca: Ayah Cabuli Anak Kandung Sejak SMP hingga Usia 18 Tahun Saat Istri Cari Uang, Ini Kronologi & Motif

Saat ini para tersangka sudah diamankan di Mapolres Tegal.

"Tersangka ada lima orang. Iya sudah kami amankan di Polres," kata Bambang saat dikonfirmasi, Senin (12/8/2019) malam.

Bambang menjelaskan, tak tertutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.

Saat ini, pihaknya masih mengembangkan kasus itu, termasuk telah meminta keterangan saksi-saksi.

Imam, yang sudah datang ke Mapolres pada Senin (12/8/2019), juga ikut diperiksa sebagai saksi.

"Belum, belum tahu motifnya. Masih kami kembangkan. Nanti saja nunggu perkembangannya saat gelar nanti," kata Bambang saat ditanya soal motif pembunuhan.

(Tribunnews.com/Daryono) (Kompas.com/Tresno Setiadi) (Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang)

Editor: Aqsa Riyandi Pananrang
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved