Penertiban 12 Bangunan Liar di Mentirotiku Toraja Utara Dikawal 32 Brimob

Tepatnya di Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penertiban 12 Bangunan Liar di Mentirotiku Toraja Utara Dikawal 32 Brimob
Risnawati/Tribun Timur
Personel BKO Brimob Parepare berjaga-jaga di lokasi penertiban bangunan liar di bantaran Sungai di Lembah Keramat Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Selasa (13/8/2019) pagi. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Toraja Utara melaksanakan penertiban bangunan liar di sepanjang Jalan Lembah Keramat, Selasa (13/8/2019) pagi.

Tepatnya di Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sejak 2017, Ferdinand Sinaga Tak Pernah Absen Bobol Gawang Barito Putera

Sambut HUT ke-74 RI, Pameran Alutsista Milik TNI AD di Stadion Mini Jeneponto Diserbu Murid SD

5 Murid SD Tertimpa Tower Provider saat Latihan Paduan Suara 17 Agustus, Ini Aturan Dirikan Tower

UMI Makassar Genjot Sosialisasi Akreditasi Program Studi 4.0

Pasca Insiden Tower Rubuh, Murid SDN 240 Baddo-Baddo Maros Diliburkan

Pantauan TribunToraja.com, penertiban bangunan liat tersebut dikawal puluhan anggota BKO Brimob Parepare lengkap senjata dan tameng.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Toraja Utara, Andareas Sesa mengatakan, penertiban dikawal anggota Brimob sebanyak 32 personel.

"Kita minta pengawal Brimob Parepare dan anggota Polres Tana Toraja dan TNI Kodim 1414 Tana Toraja masing-masing 50 personel," ucap Andareas.

Personel BKO Brimob Parepare berjaga-jaga di lokasi penertiban bangunan liar di bantaran Sungai di Lembah Keramat Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Selasa (13/8/2019) pagi.
Personel BKO Brimob Parepare berjaga-jaga di lokasi penertiban bangunan liar di bantaran Sungai di Lembah Keramat Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Selasa (13/8/2019) pagi. (Risnawati/Tribun Toraja)

Dijelaskan, jika pengawalan Brimob bersenjata hanya pengamanan dan backup untuk mengantisipasi kericuhan terjadi.

Sementara, personel Satpol PP diturunkan membongkar bangunan sebanyak 240 orang.

"Dinas terkait juga diturunkan, salah satunya dinas kesehatan menyiapkan tim medis, agar mengantisipasi jika ada yang personel luka dan sebagainya," tambah Andareas.

Andareas mengatakan, berdasarkan aturan dan keputusan Bupati Toraja Utara maka dilaksanakan dengan tegas penertiban bangunan yang melanggar.

"Di lokasi ini pernah gagal, dan hari ini kami turun agar tidak gagal lagi dengan melibatkan personel aparat TNI, Polri dan Brimob," tutupnya.

Halaman
12
Penulis: Risnawati M
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved