Begini Kronologi Pengungkapan Kasus Pencabulan Anak SD di Luwu

Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso, mengungkapkan kronologis pencabulan yang dilakukan pelaku RA (21).

Begini Kronologi Pengungkapan Kasus Pencabulan Anak SD di Luwu
desy arsyad/tribunluwu.com
Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso (tengah) bersama Kasat Reskrim, AKP Faisal Syam (kanan) dan Kaurbin Ops Reskrim Polres Luwu, Ipda Abd Asis (kiri), di Mapolres Luwu Jl Merdeka Selatan, Desa Senga Selatan, Belopa, Luwu, Selasa (13/8/2019) 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Kepolisian Resort Luwu membeberkan kronologi kejadian pencabulan anak Sekolah Dasar (SD) Kelas 1 di Kecamatan Belopa, Luwu, Senin (12/8/2019).

Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso, mengungkapkan kronologis pencabulan yang dilakukan pelaku RA (21).

Hal tersebut sesuai hasil interogasi polisi terhadap pelaku.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu membuntuti korban.

Kemudian membujuk korban dengan di imingi-imingi uang nominal Rp 10 ribu.

"Pelaku sudah mengikuti korban kemudian membujuk korban dan mengajak ke tempat kejadian, dimana korban diiming-imingi dengan uang Rp 10 ribu. Kemudian di lokasi tersebut pelaku melakukan perbuatannya," ujarnya, Selasa (13/8/2019).

Kasus ini diketahui polisi usai ayah korban melaporkan hal yang menimpa putrinya di SPKT Polres Luwu.

Personel Polres Luwu langsung bergerak cepat mengejar pelaku. Tak butuh waktu lama, Polres Luwu berhasil menangkap pelaku.

"Setelah kami mendapat laporan dari warga , alhamdulillah tidak dengan waktu yang lama relatif singkat, anggota sudah mengamankan pelaku. Dimana dalam pemeriksaan ini kita lakukan secara profesional dan prosedural, sementara itu, kasus ini masih dalam Proses penyelidikan," Jelasnya.

Sebelumnya, Kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Halaman
123
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved