Tak Kantongi Izin Siaran, LPPL Pemda Mateng Temui KPID Sulbar

Meski LPPL yang berdomisili di Kompleks Pemda Mateng ini berdiri sejak 2015 dan memiliki dewan pengawas, namun hingga kini belum mendapatkan izin peny

Tak Kantongi Izin Siaran, LPPL Pemda Mateng Temui KPID Sulbar
Humas KPID Sulbar
Pengelolah LPPL Pemda Mateng sambangi kantor KPID Sulbar di Jl Marthadinata, Kelurahan Simboro, Mamuju 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Upaya Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar mendorong lembaga penyiaran untuk memiliki izin usaha, disambutan baik para pelaku usaha Lembaga Penyiaran Berlangganan (LPB), Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) dan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL).

Salah satu yang memberi sambutan positif adalah pengelola LPPL Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, yang sempat menghentikan aktivitas penyiaran kareba belum mengantongi izin siaran dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Republik Indonesia.

Lowongan Kerja BUMN PT Pelni, Cek Syarat Lengkap & Link Pendaftaran di Sini!

RAMALAN ZODIAK Senin 12 Agustus 2019 Aries Bebas, Gemini Ragu Ungkap Cinta & Scorpio Kebingungan

Mahasiswa KKN UNM Sidrap Ajak Warga Kelola Tanaman Lokal Jadi Produktif

Elpiji 3 Kg Langka, Peternak Ayam di Maros Ikut Menjerit

TRIBUNWIKI: Apa Itu Hari Tasyrik? Berikut Ulasannya

Meski LPPL yang berdomisili di Kompleks Pemda Mateng ini berdiri sejak 2015 dan memiliki dewan pengawas, namun hingga kini belum mendapatkan izin penyelenggaraan penyiaran (IPP).

"Sejak berdiri dan memiliki Perda, kami belum mendapatkan IPP, padahal sebelumnya telah kami ajukan persyaratan ke KPID Sulbar," terang Hermawan pengelolah LPPL Pemda Mateng.

Selaku pengelola LPPL Pemda Mateng, Hermawan , berharap KPID Sulbar periode 2019-2022 ini, menfasilitasi sehingga dapat mengudara, menyapa pendengar, menginformasikan program kerja pemda Mateng.

Ketua KPID Sulbar, April Ashari Hardi didampingi Koordinator Kelembagaan Sri Ayuningsih, menyambut baik dan mengapresiasi pihak LPPL Pemda Mateng yang secara terbuka menyampaikan informasi terkait kendala yang dihadapi guna mendapatkan IPP.

"Kami mengapresiasi atas keterbukaan pengelola LP, sehingga demikian kita dapat memberikan solusi dari permasalah yang dialami," ujar April Ashari.

Koordinator bidang Pengawasan isi siaran, Busran Riandhy, menegaskan agar LPPL tidak bermasalah sebaiknya melengkapi data perusahaannya dengan sejumlah persyaratan yang ada.

"Bisa jadi, LPPL yang tak melengkapi persyaratan dapat ditutup dan tentu ini akan merugikan pengelola dan pendengar," terang Busran.

Terkait kendala yang dihadapi, Busran menegaskan akan memberikan pembinaan sesuai tupoksi KPID, sehingga LPPL di Bumi Lalla Tassisara ini dapat segera mengudara secara rutin, sebagai sarana komunikasi praktis menginfokan kebijakan, inovasi dan capaian program kerja Pemda Mateng pada masyarakat.

Salah satu kebijakan kita, KPID akan memberikan pembinaan dan pendampingan rerhadap LP yang tak kantongi IPP.

"Kami terbuka dalam memberikan layanan baik penertiban IPP maupun penyusunan program siaran yang memenuhi Standar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (SP3SPS). (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Lowongan Kerja BUMN PT Pelni, Cek Syarat Lengkap & Link Pendaftaran di Sini!

RAMALAN ZODIAK Senin 12 Agustus 2019 Aries Bebas, Gemini Ragu Ungkap Cinta & Scorpio Kebingungan

Mahasiswa KKN UNM Sidrap Ajak Warga Kelola Tanaman Lokal Jadi Produktif

Elpiji 3 Kg Langka, Peternak Ayam di Maros Ikut Menjerit

TRIBUNWIKI: Apa Itu Hari Tasyrik? Berikut Ulasannya

Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved