Elpiji 3 Kg Langka, Peternak Ayam di Maros Ikut Menjerit

Elpiji 3 kg diakui keberadaannya langka oleh warga, utamanya jelang hari raya Iduladha, yang jatuh pada Minggu (11/8/2019) kemarin.

Elpiji 3 Kg Langka, Peternak Ayam di Maros Ikut Menjerit
amiruddin / tribunn timur
Kondisi salah satu peternakan ayam potong yang ada di Maros. 

TRIBUN-MAROS.COM, SIMBANG - Sejumlah warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengeluhkan sulitnya memperoleh elpiji 3 kg, sejak beberapa hari terakhir.

Elpiji 3 kg diakui keberadaannya langka oleh warga, utamanya jelang hari raya Iduladha, yang jatuh pada Minggu (11/8/2019) kemarin.

Langkanya keberadaan elpiji 3 kg, turut dikeluhkan sejumlah peternak ayam potong di Maros.

Salah satunya peternak ayam, yang tinggal di Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang, Maros.

Ketua PKB Bulukumba Sorot Kegiatan Politik KKB di Makassar

Pelantikan Anggota DPRD Maros, Segini Undangan Disebar Panitia

Ada Promo Suki dan Dimsum di The Duck King, Mulai Rp 18 ribuan

Masih Punya Stok Daging Sisa Qurban? Ini Kumpulan Resep Aneka Sop Daging Sapi Hari ini

"Elpiji 3 kg kami butuhkan untuk pemanas ayam di peternakan, utamanya ayam yang masih kecil pak," kata peternak ayam setempat, Subair, kepada tribun-maros.com, Senin (12/8/2019).

Subair menambahkan, setiap bulan peternakannya membutuhkan sekitar 25 sampai 30 elpiji 3 kg.

Elpiji 3 kg itu, dipakai untuk keperluan pemanasan ribuan ayam miliknya.

Subair menambahkan, saat ini ia biasanya membeli elpiji 3 kg seharga Rp 18 ribu sampai Rp 20 ribu.

"Biasa kami kesulitan peroleh elpiji 3 kg, harganya juga kerap kali melonjak drastis," tuturnya.

Ia berharap, segera ada solusi bagi peternak ayam, dalam memperoleh elpiji 3 kg.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved