Sudah Ada 28 Pengguna Narkoba Ditangkap di Gowa Selama Sebulan

Para pelaku kejahatan obat terlarang ini diamankan di wilayah Kabupaten Gowa yang merupakan daerah berbatasan Kota Makassar sebagai Ibukota Sulsel.

Sudah Ada 28 Pengguna Narkoba Ditangkap di Gowa Selama Sebulan
Ari/TribunGowa.com
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Sebanyak 28 pelaku penyalahgunaan narkotika ditangkap aparat kepolisian Polres Gowa dalam kurun waktu sebulan.

Para pelaku kejahatan obat terlarang ini diamankan di wilayah Kabupaten Gowa yang merupakan daerah berbatasan Kota Makassar sebagai Ibukota Sulsel.

Jadi Pengedar Sabu, Pengusaha Rumah Makan di Pasangkayu di Ringkus Polisi

Anggaran Bundaran City Center Tanggul Sungai Malili Bernilai Puluhan Miliar Direvisi

Galih Ginanjar di Penjara Anaknya King Faaz Dibuli Ikan Asin di Sekolah Sonny Septian Lakukan Ini

Jennifer Jill Dilarang Pecicilan Selama Kandung Anak Ajun Perwira, Ngotot Mau Anak Cewek, Positif?

Gempabumi Tektonik Berkekuatan 4,9 Magnitudo Guncang Jember, Ini Penjelasan Resmi BMKG

Dari penangkapan ini, polisi barang bukti sabu seberat 86,21 gram serta 101 butir obat keras jenis tramadol.

Polisi juga mengamankan beberapa barang lainnya yakni 14 buah telepon genggam milik pelaku.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga menuturkan, pelaku kejahatan narkoba ini ditangkap sejak 16 Juli. Menurutnya, polisi melakukan Operasi Antik Lippo.

"28 orang pelaku dalam Operasi Antik 2019 selama 20 hari," kata Shinto, Senin (12/8/2019).

Perwira polisi dua melati ini berjanji, pihaknya akan tetap melakukan pengembangan terhadap para pelaku yang telah berhasil diamankan.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga.
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga. (Ari Maryadi/Tribun Timur)

Utamanya, jaringan-jaringan narkoba yang terlibat dengan pelaku.

"Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap para pelaku yang telah diamankan," imbuhnya.

Polisi menjerat para pelaku dengan Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman pidananya bervariatif.

"Mulai dari tujuh tahun hingga empat belas tahun penjara," ungkap

Sementara itu, bagi pelaku penyalahgunaan obat daftar G akan dikenakan pasal 196 UU 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana minimal 5 tahun penjara.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Jadi Pengedar Sabu, Pengusaha Rumah Makan di Pasangkayu di Ringkus Polisi

Anggaran Bundaran City Center Tanggul Sungai Malili Bernilai Puluhan Miliar Direvisi

Galih Ginanjar di Penjara Anaknya King Faaz Dibuli Ikan Asin di Sekolah Sonny Septian Lakukan Ini

Jennifer Jill Dilarang Pecicilan Selama Kandung Anak Ajun Perwira, Ngotot Mau Anak Cewek, Positif?

Gempabumi Tektonik Berkekuatan 4,9 Magnitudo Guncang Jember, Ini Penjelasan Resmi BMKG

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved