Anggaran Bundaran City Center Tanggul Sungai Malili Bernilai Puluhan Miliar Direvisi

Proyek tersebut adalah pembangunan bundaran City Center di Desa Puncak Indah dan penataan tanggul Sungai Malili di Kelurahan Malili.

Anggaran Bundaran City Center Tanggul Sungai Malili Bernilai Puluhan Miliar Direvisi
Ivan Ismar/Tribun Timur
Taman City Center Kota Baru Malili di Jl Andi Hasan Opu To Hatta, kelurahan Malili, dibiarkan gersang, rusak dan terbengkalai. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Luwu Timur merevisi ulang dua proyek yang bernilai puluhan miliar di Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Proyek tersebut adalah pembangunan Bundaran City Center di Desa Puncak Indah dan penataan tanggul Sungai Malili di Kelurahan Malili.

 Jennifer Jill Dilarang Pecicilan Selama Kandung Anak Ajun Perwira, Ngotot Mau Anak Cewek, Positif?

Gempabumi Tektonik Berkekuatan 4,9 Magnitudo Guncang Jember, Ini Penjelasan Resmi BMKG

Polres Luwu Utara Sembelih 16 Sapi dan 3 Kambing

Caleg Terpilih Partai Gerindra Jeneponto Arifuddin Kurban Empat Ekor Sapi di Tiga Lokasi Berbeda

Mahfud MD Dituduh Anti Bendera Tauhid, Bukannya Marah Malah Siapkan Uang Rp 10 Juta

Rencananya, anggaran untuk proyek City Center Rp 22 miliar dan penataan Tanggul Sungai Malili Rp 15 miliar dari APBD 2019.

Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas PUPR Luwu Timur, Herimanto Manda mengatakan proyek tersebut masih dalam proses revisi desain.

"Belum dilelang, masih dalam proses revisi desain," kata Heri kepada wartawan di kantornya, Senin (12/8/2019).

Revisi dilakukan sebab ada pengurangan anggaran dari Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Luwu Timur. Anggaran proyek penataan Tanggung Sungai Malili dari Rp 15 miliar menjadi jadi 10 miliar.

"Alasan devisit (anggaran dikurangi) sehingga dilakukan revisi desain untuk disesuaikan dengan anggaran Rp 10 miliar," kata Heri yang juga Pejabat Pembuat Komiten (PPK) pada proyek ini.

Taman City Center Kota Baru Malili di Jl Andi Hasan Opu To Hatta, kelurahan Malili, dibiarkan gersang, rusak dan terbengkalai.
Taman City Center Kota Baru Malili di Jl Andi Hasan Opu To Hatta, kelurahan Malili, dibiarkan gersang, rusak dan terbengkalai. (ivan)

"Diupayakan secepatnya paling lambat pertengahan Agustus sudah bisa tayang di Unit Layanan Pengadaan (ULP)," imbuh Heri.

Begitupun Dengan Proyek City Center yang anggranya di kurangi dari sebelumnya Rp 22 miliar, Andi Juanna selaku

Sementara PPK proyek City Center, Andi Djuanna mengatakan masih melakukan perbaikan desain dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan yang tersisa.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved