Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Malam di Kamar Penginapan, Ni Putu SPG Cantik Dihabisi Usai Berhubungan Badan dengan Pria Beristri

Malam di Kamar Penginapan, Ni Putu SPG cantik Dihabisi Usai Berhubungan Badan dengan pria beristri

Editor: Waode Nurmin
handover
Malam di Kamar Penginapan, Ni Putu SPG Cantik Dihabisi Usai Berhubungan Badan dengan Pria Beristri 

TRIBUN-TIMUR.COM - Malam di Kamar Penginapan, Ni Putu SPG cantik Dihabisi Usai Berhubungan Badan dengan pria beristri

Baru sebulan kenal dan menjalin hubungan, Bagus Putu Wijaya langsung mengajak Ni Putu untuk membuka kamar penginapan.

Namun didalam kamar penginapan itu Bagus juga menghabisi nyawa Ni Putu malamnya.

Kejadian itu terjadi Senin (5/8/2019). Mayat Ni Putu yang seorang Sales Promotion Girl (SPG) itu ditemukan didalam salah satu kamar Penginapan Teduh Ayu II Kamar no 8 Jl Kebo Iwa Utara, Denpasar, Bali

Usai membunuh, pelaku pergi dari penginapan dengan membawa mobil Toyota Avanza yang digunakan korban.

Kemudian, Bagus Putu Wijaya, menggadaikan mobil tersebut dan uangnya digunakan untuk pelarian di ke Manado, Sulawesi Utara.

Baca: Aduh! Demi Penampilan & Ingin Tampil Beda, SPG Cantik Ini Nyuri Baju Mewah di Mal, Modusnya

Baca: Honorer dan Eks SPG Jadi PSK, Segini Tarifnya hingga Harus di Hotel Berbintang

Baca: Begini Cara 3 SPG di Makassar Agar Capai Target Penjualan, Ajak Pria Hidung Belang Ngamar di Hotel

“Uang hasil menggadai mobil yang digunakan pelaku untuk melarikan diri datang ke Manado,” ujar Wakil Tim Resmob Polda Sulut, AKP Sugeng Wahyudi Santoso, Jumat (9/8/2019).

Malam itu, setelah membunuh korban, pelaku masih bersembunyi di sekitar Bandara Ngurah Rai.

Dia baru melarikan keesokan paginya dengan pesawat menuju Manado.

 

Kabur Usai Membunuh SPG Cantik di Bali, Bagus Pakai Uang Hasil Menggadaikan Mobil Korban
Bagus Putu Wijaya langsung melarikan diri usai membunuh Ni Putu Yuniawati

“Pesawatnya sempat transit di Surabaya baru ke Manado,” katanya.

Pengakuan pelaku

Berdasarkan keterangan pelaku Bagus Putu Wijaya (33), korban Ni putu Yuniawati adalah wanita yang baru dipacarinya selama sebulan.

"Saya baru sebulan pacaran sama dia dan kemudian bertemu di penginapan Teduh Ayu, Jalan Kebo Iwa Utara, Denpasar, Bali," kata pelaku saat diambil keterangan oleh Wakil Tim Resmob, Jumat (9/8/2019).

"Kami kemudian bertengkar di dalam kamar dan korban menampar saya. Saya marah dan membekap serta menyumpal mulut korban hingga meninggal dunia,” jelas Sugeng.

Kronologi penangkapan

Kepolisian menangkap Bagus Putu Wijaya (33) tersangka pembunuhan Ni Putu Yuniawati di Ratahan, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Jumat (9/8/2019).

Bagus Putu Wijaya merupakan tersangka pembunuhan Ni Putu Yuniawati di Bali.

Ia sempat buron selama tiga hari dan melarikan diri ke Manado, Sulawesi Utara.

Bagus melarikan diri ke Manado dan bersembunyi di kediaman istrinya di Kelurahan Teling, Kota Manado.

Tim Resmob Polda Sulut, Tim Macan Polresta Manado, Tim Resmob Polda Bali, dan Tim Resmob Polresta Denpasar, mendapat informasi keberadaan Bagus di Kelurahan Teling.

Saat petugas menggerebek rumah istrinya, Bagus tak berada di lokasi.

Petugas terus berupaya mencari keberadaan pelaku dan mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di Ratahan, rumah saudara istrinya.

Waka Tim Resmob Polda Sulut AKP Sugeng Wahyudi Santoso mengatakan, pihaknya mendapat informasi keberadaan pelaku di Manado dari Polda Bali.

"Nah saat dapat informasi tersebut, kami tim gabungan bergegas terus mencari keberadaan pelaku," katanya, Jumat (9/8/2019).

Kemudian lanjutnya, pihak kepolisian menuju ke Ratahan, kurang lebih 2 jam melakukan pencarian, pihaknya mendapati pelaku sedang berjalan kaki di jalan trans Ratahan.

"Kita tangkap pelaku sedang berjalan kaki di jalan raya, pelaku tak berkutik saat dilakukan penangkapan," kata Sugeng.

Lanjut Sugeng, pelaku kemudian dikirim ke Polda Bali pada, Sabtu (10/8/2019), sekitar pukul 07.00 Wita melalui pesawat terbang.

Baca: Aduh! Demi Penampilan & Ingin Tampil Beda, SPG Cantik Ini Nyuri Baju Mewah di Mal, Modusnya

Baca: Honorer dan Eks SPG Jadi PSK, Segini Tarifnya hingga Harus di Hotel Berbintang

Baca: Begini Cara 3 SPG di Makassar Agar Capai Target Penjualan, Ajak Pria Hidung Belang Ngamar di Hotel

Baru sebulan jadi SPG

Korban kasus pembunuhan di Penginapan Teduh Ayu 2 bernama Ni Putu Yuniawati (37) dikenal ramah selama bekerja di sebuah dealer mobil Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Denpasar Barat.

Kamis (8/8/2019) saat Tribun Bali mengunjungi kantor dealer tersebut, seorang karyawan yang merupakan rekan kerja Ni Putu Yuniawati menceritakan keseharian korban semasa hidup.

Ia mengatakan Ni Putu Yuniawati baru satu bulan bekerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG).

Selama sebulan itu korban masih menjalani proses training sebagai SPG.

"Kalau saya lihat selama korban bekerja itu seperti biasa masuk pagi dan pulang sore, kadang sih malam. Selama di kantor korban sangat ramah, kalau ketemu ya saling nyapa kita. Korban juga kan baru kerja sebulan jadi masih ya belum begitu kenal terlalu dalam," ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Setiap berangkat kerja dan pulang, rekannya ini melihat korban selalu menggunakan kendaraan sendiri.

"Ya selama korban bekerja kan absen pagi dan absen pulang. Memang saat proses training, korban sudah keluar kantor untuk menjual kendaraan kantor, ya bertemu dengan klien. Setiap harinya korban pakai sepeda motor sendiri," jelasnya.

Malam di Kamar Penginapan, Ni Putu SPG Cantik Dihabisi Usai Berhubungan Badan dengan Pria Beristri
Malam di Kamar Penginapan, Ni Putu SPG Cantik Dihabisi Usai Berhubungan Badan dengan Pria Beristri (Facebook)
Mobil jenis Suzuki Ertiga warna putih diamankan dan berada di Mapolresta Denpasar pada Kamis (7/8/2019). Menurut keluarga korban pembunuhan, membenarkan mobil tersebut yang digunakan Ni Putu Yuniawati pada Senin (5/8/2019) malam. Tribun Bali/Firizqi Irwan
Mobil jenis Suzuki Ertiga warna putih diamankan dan berada di Mapolresta Denpasar pada Kamis (7/8/2019). Menurut keluarga korban pembunuhan, membenarkan mobil tersebut yang digunakan Ni Putu Yuniawati pada Senin (5/8/2019) malam. Tribun Bali/Firizqi Irwan (Tribun Bali/Firizqi Irwan)

Namun sebelum kejadian nahas tersebut, Ni Putu Yuniawatimemang terlihat mendatangi kantor untuk absen dan diantar dengan mobil.

"Setiap harinya memang, korban pakai sepeda motor. Namun sebelum kejadian itu, saya lihat korban ke kantor untuk absen pulang itu bersama mobil putih, tidak tahu pasti saya nomor pelatnya itu," ujarnya.

Menurut data yang ditunjukkan rekannya, korban diketahui punya banyak pengalaman bekerja di dealer otomotif mulai sebagai sales hingga supervisor.

"Iya korban mulai bekerja pada tanggal 2 Juli 2019. Ya sebulan lah," ujarnya.

Saat mengetahui kabar korban tewas, pihak kantor terkejut dan kemudian ada beberapa petugas polisi yang datang untuk menanyakan keseharian korban.

"Yang pasti orang di kantor kaget semua. Kemudian ada polisi juga yang pernah datang ke kantor untuk mengetahui kebiasaan korban," ujarnya.

Terlepas dari kebiasaan korban di kantor, diketahui dalam proses penyidikan kabarnya ditemukan barang bukti lagi berupa alat kontrasepsi bekas pakai usai melakukan hubungan intim.

Namun demikian belum diketahui pasti apa yang terungkap dari penemuan kondom tersebut.

Adapun terkait penemuan tersebut saat dikonfirmasikan kepada Wakapolresta Denpasar, AKBP Benny Pramono belum menanggapi lebih jauh.

"Ya kita tunggu saja, yang pasti nanti dirilis sama Pak Kapolresta, ditunggu saja," ujarnya.

Baca: Aduh! Demi Penampilan & Ingin Tampil Beda, SPG Cantik Ini Nyuri Baju Mewah di Mal, Modusnya

Baca: Honorer dan Eks SPG Jadi PSK, Segini Tarifnya hingga Harus di Hotel Berbintang

Baca: Begini Cara 3 SPG di Makassar Agar Capai Target Penjualan, Ajak Pria Hidung Belang Ngamar di Hotel

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Tinggalkan Kondom Bekas Lalu Habisi SPG Cantik Usai Dikencani, Pengakuan Pembunuh Ni Putu, https://medan.tribunnews.com/2019/08/10/tinggalkan-kondom-bekas-lalu-habisi-spg-cantik-usai-dikencani-pengakuan-pembunuh-ni-putu?page=all.


Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved