Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

LAKI Bulukumba Minta DMPTSP Sidak Perusahaan Swasta Tak Berizin

Pasalnya banyak perusahaan swasta di kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi itu, yang tak memiliki papan nama.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Ansar
zoom-inlihat foto LAKI Bulukumba Minta DMPTSP Sidak Perusahaan Swasta Tak Berizin
Sulthan Arif
Ketua Advokasi DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Bulukumba, Sulthan Arif.

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Ketua Advokasi DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Bulukumba, Sulthan Arif, meminta Dinas Penanam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan swasta.

Pasalnya banyak perusahaan swasta di kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi itu, yang tak memiliki papan nama.

Hal tersebut dinilai sebagai kedok untuk menghindari pembayaran pajak.

PSM Makassar Juara, Pria Bantaeng ini Tepati Nazar Lamar Kekasih

TRIBUNWIKI: Sindrom William Jadi Trending Topik Google, Apa Itu? Simak Ulasannya

 LINK Live Score Hasil Bali United vs Semen Padang Liga 1 2019, Live Streaming Indosiar

Padahal pajak merupakan salahsatu Pendapatan Asli Daerah (PAD), untuk pembangunan infrastruktur di Bulukumba.

Beberapa pedagang yang dia sebut tidak taat, yakni beberapa usaha yang bergerak di bidang peternakan.

Seperti ayam, itik, serta usaha burung walet yang kini menjamur di kota Bulukumba.

Yang jika semuanya diatur dalam regulasi yang jelas, kata dia, pendapatan daerah dijamin akan naik berkali lipat.

"Contoh kantor kemitraan ternak ayam pedaging yang sudah 2-3 tahun beroperasi di Jl Cendana, tidak ada plan kantor. Ini disinyalir untuk menghindari pajak," jelas Arif.

PSM Makassar Juara, Pria Bantaeng ini Tepati Nazar Lamar Kekasih

TRIBUNWIKI: Sindrom William Jadi Trending Topik Google, Apa Itu? Simak Ulasannya

 LINK Live Score Hasil Bali United vs Semen Padang Liga 1 2019, Live Streaming Indosiar

Selain itu, yang Arif khawatirkan, jika ada mitra salah satu perusahaan ternak ayam pedaging ini yang memiliki masalah.

"Kira-kira mereka mau melapor kemana jika kantor kemitraan ternak ayamnya saja tidak jelas dimana," tegas Arif.

Olehnya, Arif mendesak DPMPTSP Bulukumba, untuk segera melakukan upaya, agar tak membiarkan masalah ini berlarut-larut. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved