Jelang Iduladha, Harga Cabai di Maros Semakin 'Pedas'

Harga cabai di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), melonjak drastis jelang Iduladha.

Jelang Iduladha, Harga Cabai di Maros Semakin 'Pedas'
TRIBUN TIMUR/AMIRUDDIN
Aktivitas jual beli di Pasar Tramo Maros, Kamis (8/8/2019). 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Harga cabai di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), melonjak drastis jelang Iduladha.

Hal tersebut diakui sejumlah pedagang di Pasar Tramo, Jl Nasrun Aminullah, Kecamatan Turikale, Maros.

Cabai besar yang sebelumnya dijual Rp 45 ribu per kilo, kini naik menjadi Rp 80 ribu per kilo.

Baca: TRIBUNWIKI: Profil Aktris Cantik Nina Zatulini, Suaminya Bos 7 Perusahan Asal Maros

Baca: Dapat Jatah Kursi Pimpinan DPRD, Begini Kata Elite PAN Maros

Baca: VIDEO: Suasana Gerak Jalan Indah Memeriahkan HUT ke 74 RI di Maros

Begitupun dengan harga cabai kecil atau rawit, yang kini dijual Rp 80 ribu per kilo.

Padahal sebelumnya, cabai rawit hanya dijual Rp 45 ribu per kilo.

"Baru sepekan jelang Iduladha naiknya. biasanya memang begini setiap jelang hari raya pak," kata pedagang di Pasar Tramo, Suri, yang ditemui tribun-maros.com, Kamis (8/8/2019).

Meski harga cabai melonjak, tidak seperti dengan harga bawang, yang relatif stabil.

Bawang merah dan bawang putih, saat ini masih dibanderol Rp 35 ribu per kilo.

Harga tomat juga terpantau stabil, yakni 10 ribu per kilo.

Sedangkan lengkuas, dijual Rp 20 ribu per kilo.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved