Disapa 'Panglima' Saat Pimpin Meja Bundar di Unhas, Begini Cerita Plt Dirut Perusda Sulsel

Ipar Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ini, kerab dipanggil 'Panglima' oleh kerabat ataupun orang-orang terdekatnya.

Disapa 'Panglima' Saat Pimpin Meja Bundar di Unhas, Begini Cerita Plt Dirut Perusda Sulsel
TRIBUN TIMUR/SALDY
Plt Direktur Perusda Sulsel, Taufik Fachruddin. 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Setiap orang masing-masing memiliki sapaan khusus dari orang terdekatnya. Salah satunya Plt Direktur Perusda Sulsel, Taufik Fachruddin.

Ipar Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ini, kerab dipanggil 'Panglima' oleh kerabat ataupun orang-orang terdekatnya.

Taufik mengaku sapaan Panglima ini disematkan kepada dirinya saat berlangsung rapat pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Sulsel yang anggotanya sejumlah guru besar di Universitas Hasanuddin.

Baca: Perusda Sulsel Tawarkan Kerjasama LNG ke PLN Persero, Berikut Alasannya

"Jadi waktu itu di Fakultas Kedokteran Unhas, saya rapat bersama para Guru Besar dari berbagai fakultas di Unhas. Saat itu saya mewakili Kak Nurdin (Gubernur Sulsel) untuk pembentukan TP2D. Tiba tiba salah satu orang dari forum itu menyapa saya panglima karena duduk ditengah dalam meja bundar yang dikelilingi Guru Besar. Saya waktu itu mau pindah kursi tapi forum itu bilang duduk saja, panglima memang harus duduk ditengah dan paling depan," kata Taufik menceritakan awal mula dirinya disapa panglima.

Sapaan ini kata dia juga karena dirinya memiliki karakter tegas seperti mantan Rektor Unhas Prof Fachrudin yang merupakan ayah kandungnya.

"Katanya saya mirip mirip bapak," tambahnya, Kamis (8/8/2019).

Sekedar diketahui, Taufik juga memiliki peran penting saat berlangsungnya Pemilihan Gubernur Sulsel tahun 2018 lalu.

Kala itu, Taufik sendiri diamanahkan menjadi koordinator tim pemenangan Prof Andalan (Prof HM Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman).

Pasngan berurut nomor tiga ini pun meraih kemenangan sata Pilgub 2018, menumbangkan pasangan cagub, Ichsan YL - Musdzakkar, Agus AN - Tanribali Lamo, Nurdin Halid- Azis Kahar.

Terkait dengan nama nama sapaan akrab, sejumlah politisi dan pejabat pemerintah jug punya sapaan akrab, seperti Komandan sapaan mantan Gubernur Sulsel Syahrul YL, None sapaan Kadis Pendidikan Sulsel,

Yugo sapaan advokat Yusuf Gunco (Ketua Partai Berkarya Makassar), Danny sapaaan Moh Ramdhan Pomanto (mantan Walikota Makassar,

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved