Festival Keraton Nusantara di Luwu, Tokoh Pemuda Tana Luwu: Ini Sebuah Kebanggaan

Festival Keraton Nusantara (FKN) VIII 2019 Tana Luwu akan digelar September merupakan momentum yang sangat sakral bagi Wija To Luwu.

Festival Keraton Nusantara di Luwu, Tokoh Pemuda Tana Luwu: Ini Sebuah Kebanggaan
Dok Khutbah
Salah satu tokoh pemuda tana Luwu asal Desa Murante, Kecamatan Suli, Luwu, Khutbah.

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Festival Keraton Nusantara (FKN) VIII 2019 Tana Luwu yang akan digelar September mendatang merupakan momentum yang sangat sakral bagi Wija To Luwu.

Bagaimna tidak, acara ini dihadiri berbagai raja bukan hanya dari Sulawesi, Jawa, tapi raja yang ada di luar Jawa termasuk raja dari Brunai Darussalam dan Malaysia.

Salah satu tokoh pemuda tana Luwu, Khutbah mengatakan, kehadiran para raja se-Nusantara dalam FKN kali ini diharapkan mampu memperkuat hubungan kekerabatan dan kekeluargaan.

Baca: Ini Calon Pimpinan DPRD Luwu dan Maros dari Partai Golkar

Baca: Rapat Pleno Penetapan Calon Ketua DPRD Luwu Utara Berlangsung Tertutup

Baca: Irjen KLHK Puji Pengelolaan Bank Sampah DLH Luwu Timur

Serta saling tukar pikiran untuk melestarikan nilai nilai budaya yang sudah mulai terkikis oleh pesatnya teknologi yang kian canggih.

"Pertemuan raja se-Nusantara ini lewat Festival Keraton Nusantara perlu kita support sepenuhnya dan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, swasta maupun pemerintah untuk secara bersama-sama menyukseskan dan berpartisifasi dalam kegiatan ini," ujarnya, Selasa (6/8/2019).

Pemuda asal Desa Murante, Kecamatan Suli, Luwu, juga menegaskan jika momentum ini adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagi kita semua warga Tana Luwu.

Karena momen langka ini dipercayakan ke Kedatuan Luwu untuk melaksanakan kegiatan ini.

"Sebab itu, sangat urgent kiranya untuk menjaga nama baik Kedatuan Luwu dan nama baik Tana Luwu sebagai tuan rumah yang mampu menjaga nilai nilai etika, dan estetika demi kenyamanan dan kemuliaan tamu kita," tegas Khutbah, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Mahasiswa Indonesia Luwu Raya Universitas Negeri Makassar (IKAMIL-RAYA UNM).

"Luwu yang disematkan sebagai Padjung Ri Luwu secara substansial adalah mampu memberikan kesejukan, kenyamanan, dan kemuliaan menjadi tuan rumah. Ini sebuah beban moril bagi kita seluruh Wija To Luwu agar mampu menghadirkan harmonisasi antara tuan rumah dan para tamu raja," harapnya.

Lanjutnya, agenda Festival keraton Nusantara adalah kesempatan emas untuk memperkenalkan seni dan budaya tana Luwu. Termasuk maccera tasik dan lain sebagainya.

"Kebesaran suatu daerah tidak lepas dari pelestarian seni, bahasa dan budaya. Karena itu bagian dari identitas yang mesti kita jaga agar para generasi tidak kehilangan jati dirinya sekaligus wujud apresiasi para petuah terdahulu. Sipakatau, sipakainga dan sipakalebbi adalah kultur yang senantiasa dijunjung tinggi sebagai bangsa yang berbhineka tunggal Ika," tutup pemuda yang juga dewan pembina IPMIL-RAYA UNM dan pendiri IPMIL-RAYA UNIMERZ.

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, @desy_arsyad

Baca: Ingat 3 Hari Lagi Puasa Tarwiyah lalu Arafah, Ini Jadwalnya! Ini Keutamaannya Masuk Idul Adha 1440 H

Baca: Bawaslu Sulsel Sebut Regulasi PKPU Tak Matang, APK dari KPU Pemborosan

Baca: Video Viral Polisi Lalu Lintas Sumpal Mulut Wanita Pakai Surat Tilang, Cek Fakta dan Kata Komandan

Baca: Selingkuh dengan PM Malaysia Najib Razak, Model Altantuya Shaaribuu Dibom, Kisah dan Dugaan Motif

Baca: KENALKAN Inilah Sripeni Inten, Bos Besar PLN Baru 2 Hari Menjabat Sudah Dimarahi Presiden Jokowi

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

E

Baca: Diduga Jerumuskan Salmafina Sunan Lepas Hijab dan Bawa ke Klub, Siapa Joe? Disomasi Sunan Kalijaga

Baca: Kenalkan Ananda Enzo Cowok Berdarah Perancis Lolos Masuk Akmil, Calon Jenderal TNI Masa Depan?

Baca: Mati Lampu, Kronologi Pengantin Baru Tewas Terbakar di Rumahnya

Baca: Suami Mudik, Nur Aini Tewas Diduga Saat Sedang Berzina dengan Rofii, Begini Kronologi Kejadian

Baca: Niat Puasa Sunnah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah Jelang Idul Adha, Sungguh Banyak Keutamaannya

Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved