Jembatan Gantung 75 M Tompobulu Sinjai-Bontocani Bone Sudah Bisa Dilewati Kendaraan Sepada Motor
Kini, warga dua desa tersebut tidak perlu lagi melewati sungai atau memutar mencari jalan alternatif ke Ibukota Sinjai dan ke Kajuara Bone.
TRIBUN TIMUR.COM, SINJAI- Jembatan gantung sepanjang 75 meter dengan lebar 1,2 meter yang melintasi Sungai Tangka menghubungkan Desa Tompobulu Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai dan Desa Bana Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone telah selesai dibangun.
Kini, warga dua desa tersebut tidak perlu lagi melewati sungai atau memutar mencari jalan alternatif ke Ibukota Sinjai dan ke Kajuara Bone.
Ini Identitas Sopir Angkot Pelaku Pembunuh Gadis Cantik Alumni IPB, Amelia Ulfa, Hasil Otopsi!
Ponakan NH Masuk Bursa Ketua DPRD Bone
Ustad Dasad Latif Ceramah Takziah Malam Ketiga Almarhum IYL
Begini Kronologi Penikaman Hingga Tewas di Jalan Toddopuli 2 Makassar
Personel TMMD ke 105 di Tompobulu Mulai Persiapkan Penutupan Setelah Sukses Bangun Jembatan Gantung
Warga sebelumnya harus melewati Sungai Tangka yang apabila airnya deras tak dapat di lewati.
Namun, sekarang sudah ada jembatan gantung yang dibangun oleh Vertival Rescue Indonesia (VRI) bekerjasama dengan Satgas TMMD 105 Kodim 1424/Sinjai dan dipastikan telah rampung pada Minggu (4/8/2019).

Dandim 1424/Sinjai Letkol Inf Oo Sahrojat mengatakan jembatan gantung ini dibangun atas kerjasama Tim Vertical Rescue dengam Satgas TMMD 105 Kodim 1424/Sinjai serta masyarakat setempat. Sedang dana dari kegiatan itu menggunakan sumbangan dari pembaca Harian Kompas.
Di Kabupaten Sinjai terdapat sejumlah sungai dan anak sungai yang memisahkan permukiman satu dengan yang lainnya di sejumlah kecamatan di Sinjai.
Karena itu warga berharap kepada pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat dan provinsi untuk lebih banyak membangun jembatan dan jalan agar akses masyarakat makin lancar untuk menopang perekonomian masyarakat desa. (*)
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur: