Gelang Sisik Penyu Dijual di Kawasan PIFAF, Begini Reaksi Komunitas Sahabat Penyu

Gelang sisik penyu itu dijual oleh pedagang yang membuka lapak di arena PIFAF, kawasan Sport Centre Polewali Mandar (Polman).

Gelang Sisik Penyu Dijual di Kawasan PIFAF, Begini Reaksi Komunitas Sahabat Penyu
Yusri
Gelang sisik penyu dijual di arena PIFAF, kawasan Sport Centre Polewali, Sabtu malam (3/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Gelang dari sisik penyu terjual bebas di arena Polewali Mandar Internasional Folk and Art Festival (PIFAF) 2019.

Gelang sisik penyu itu dijual oleh pedagang yang membuka lapak di arena PIFAF, kawasan Sport Centre Polewali Mandar (Polman).

1.916 Pasangan Menikah di Enrekang Tahun 2018, Didominasi Usia Ini

Pantas Kaya Raya, Sosok Mantan Suami Jennifer Jill Istri Ajun Perwira Tinggalkan Warisan Ini

Hendra Wijaya Dapat Kejutan Dari H2WCommunity

Kepala BKPSDM Luwu Utara Ungkap Profesionalitas ASN Masih Rendah

3.506 Warga Soppeng Tak Lagi Dapat PBI JK Kemensos, Pemda Soppeng Lakukan Ini

Sedikitnya terdapat dua pedagang yang menjajakan gelang dari sisik hewan yang dilindungi tersebut. Mereka membuka lapak di antara stand ekspo pembangunan.

Ketua Komunitas Sahabat Penyu, Muhammad Yusri sangat menyayangkan hal tersebut. Penyu merupakan hewan dilindungi yang tentu melanggar jika sisiknya diperjualbelikan.

Lebih disesalkan sebab, kejadian ini terus berulang. Menurutnya, hampir tiap penyelenggaraan PIFAF, selalu saja ada pedagang gelang sisik penyu yang hadir.

"Di satu sisi, peserta PIFAF akan diajak melepas tukik dengan harapan bisa ikut berpartisipasi menjaga dan melestarikan penyu," ujar Yusri, Minggu (4/8/2019).

Gelang sisik penyu dijual di arena PIFAF, kawasan Sport Centre Polewali, Sabtu malam (3/8/2019).
Gelang sisik penyu dijual di arena PIFAF, kawasan Sport Centre Polewali, Sabtu malam (3/8/2019). (Yusri)

Hemat Yusri, hal seperti ini harusnya dicegah. Petugas mestinya melarang sejak awal bagi pedagang yang menjual gelang sisik penyu.

PIFAF ke-4 di Polewali Mandar berlangsung sejak Kamis (1/8/2019). Sebanyak enam delegasi negara luar yakni Ekuador, Ceko, Slovakia, India, Korea Selatan dan Timor Leste berpatisipasi dalam festival bertaraf internasional ini.

Enam delegasi negara sahabat mengikuti berbagai agenda dalam festival tersebut. Diantaranya pelepasan tukik sekaligus penanaman bibit pohon di Pantai Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo.

Pelepasan tukik atau bayi penyu ini akan berlangsung di Rumah Penyu Mampie, Senin (5/8/2019). (Tribun Polman.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

1.916 Pasangan Menikah di Enrekang Tahun 2018, Didominasi Usia Ini

Pantas Kaya Raya, Sosok Mantan Suami Jennifer Jill Istri Ajun Perwira Tinggalkan Warisan Ini

Hendra Wijaya Dapat Kejutan Dari H2WCommunity

Kepala BKPSDM Luwu Utara Ungkap Profesionalitas ASN Masih Rendah

3.506 Warga Soppeng Tak Lagi Dapat PBI JK Kemensos, Pemda Soppeng Lakukan Ini

Penulis: edyatma jawi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved