Pemenuhan Hak-hak Politik Masyarakat di Sulbar Menurun
"Walaupun IDI di Sulawesi Barar masih berada pada kategori sedang, namun telah menunjukkan trend positif, bahwa tingkat perkembanga demokrasi di Sulaw
Penulis: Nurhadi | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Sulawesi Barat Tahun 2018 mencapai 71,46 poin. Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar 3,72 poin dibandikan IDI Sulawesi Barat di tahun 2017 hanya sebesar 67,74 poin.
"Walaupun IDI di Sulawesi Barar masih berada pada kategori sedang, namun telah menunjukkan trend positif, bahwa tingkat perkembanga demokrasi di Sulawesi Barat semakin membaik,"kata Kepala BPS Sulawesi Barat Win Rizal saat menggelar pres rilis di Aula BPS Sulbar, Jl Marthadinata, Simboro, Mamuju, Kamis (1/8/2019) kemarin.
Ada Empat Film Layar Lebar di Bioskop XXI Nipah Mal, Ini Sinopsis dan Jadwalnya
Polres Palopo Ringkus Pelaku Judi Kupon Putih, Amankan Rp 1.2 Juta
Bawaslu Tolak Laporan LSM Perak, Wakil Ketua PPP Makassar Terima Kasih ke Amir Uskara dan Aras cs
Musim Kemarau Tiba, Asosiasi SPAM Beri Solusi Atasi Kekurangan Air Bersih di Makassar
Gejala & Tanda-tanda Glioblastoma Renggut Nyawa Agung Hercules, Orang Bekerja di Tempat ini Beresiko
Dijelaskan, perubahan IDI Sulawesi Barat dari 2017 ke 2018 dipengaruhi beberapa aspek demokrasi, yakni (1) kebebasan sipil naik 13,85 poin (dari 73,56 menjadi 87,41) dan Lembaga-lembaga demokrasi naik 6,06 poin (dari 71,39 mmenjadi 77,45).
"Sementara pemenuhan hak-hak politik masyarakat justru menurun 5,79 poin (dari 60,84 menjadi 55,05),"ujarnya.
Win Rizal menjelaskan, IDI adalah indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Tingkat capaiannya diukur berdasarkan tiga aspek, 11 variabel dan 28 indikator demokrasi.
"Secara garis besar, tingkat demokrasi dikelompokkan menjadi tiga kategori yakni, baik (indeks lebih besar dari 80), sedang (indeks 60-80) dan buruk (indeks lebih kecil dari 60),"jelasnya.
Dikatakan, fluktuasi IDI adalah cermin dinamika demokrasi Indonesia. IDI sebagai alat ukur perkembangan demokrasi yang khas di Indonesia, memang dirancang untuk sensitif terhadap naik turunnya kondisi demokrasi.
"IDI disusun secara cerman berdasarkan evidence based (fakta) sehingga porter yang dihasilkan merupakan refleksi realitas yang terjadi,"pungkas Win Rizal.(tribun-timur.com)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Ada Empat Film Layar Lebar di Bioskop XXI Nipah Mal, Ini Sinopsis dan Jadwalnya
Polres Palopo Ringkus Pelaku Judi Kupon Putih, Amankan Rp 1.2 Juta
Bawaslu Tolak Laporan LSM Perak, Wakil Ketua PPP Makassar Terima Kasih ke Amir Uskara dan Aras cs
Musim Kemarau Tiba, Asosiasi SPAM Beri Solusi Atasi Kekurangan Air Bersih di Makassar
Gejala & Tanda-tanda Glioblastoma Renggut Nyawa Agung Hercules, Orang Bekerja di Tempat ini Beresiko
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/barat-win-rizal.jpg)