Benarkah Hipotermia Pendaki Wanita di Gunung Rinjani Bisa Diatas dengan Disetubuhi? Penjelasan Ahli
Benarkah Hipotermia Pendaki Wanita di Gunung Rinjani Bisa Diatas dengan Disetubuhi? Penjelasan Ahli
4. Menempatkan seseorang hipotermia di atas selimut untuk melindungi mereka dari tanah.
5. Memantau pernapasan dan melakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru-Paru) atau CPR bila pernapasan berhenti.
6. Memberikan kontak kulit-ke-kulit, jika memungkinkan dengan berpelukan untuk mentransfer panas.
7, Menyediakan minuman hangat.
Jangan menggosok atau memijat orang tersebut, karena menyebabkan jantung berhenti.
Baca: Kondisi Terkini Aria Permana Setelah Dioperasi, 1 Kg Gelambir Diangkat, Ada 40 Cm Jahitan di Tangan
Baca: Komentar Dul Jaelani Lihat Wajah Lawas Bundanya Maia Estianty, Netizen Juga Sibuk Komentar Gini

Perawatan klinis:
Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam American Family Physician (AFP), jurnal dari American Academy of Family Physicians (AAFP), teknik-teknik berikut dapat membantu mengobati hipotermia.
Penghangatan ulang eksternal pasif: mengganti dengan pakaian kering yang cukup terisolasi dan memindahkannya ke lingkungan yang hangat.
Penghangatan kembali eksternal aktif: Ini melibatkan pengaplikasian perangkat penghangat, seperti botol air panas atau udara panas yang dipanaskan ke bagian-bagian tubuh seperti perut, punggung, tangan, lengan, kaki.
Seseorang dengan hipotermia berat mungkin tidak memiliki denyut nadi atau bernafas.
Jika penderita hipotermia tampak sudah kehilangan nafas, Centers For Disease Control and Prevention menyarankan untuk memberikan CPR sambil menjaga orang tersebut tetap hangat dan menunggu bantuan darurat.
Pencegahan dapat dilakukan dengan memahami dan mempersiapkan pencegahannya:
- Mengenakan pakaian berlapis-lapis dengan lapisan paling dalam yang terbuat dari wol, sutra, atau polypropylene karena bahan-bahan ini mempertahankan panas lebih baik daripada kapas.
- Mengenakan topi atau syal tebal di kepala, bahkan di dalam ruangan.
- Konsumsi makanan dengan jumlah kalori yang cukup, karena lemak tambahan di bawah kulit dapat melindungi terhadap dingin selama musim cuaca.
- Hindari alkohol.
- Mempersiapkan obat-obatan.
Hipotermia umumnya berkembang dalam tiga tahap dari ringan ke sedang dan kemudian parah.
Menurut American Family Physician, tanda dan gejala dari tahapan hipotermia adalah sebagai berikut:
- Ringan : 90 ° F - 95 ° F (32,2 ° C hingga 35 ° C).