Dua Kali Ditunda, Mantan Panglima Laskar Jihad Hadapi Tuntutan Hari Ini

Mantan Panglima Laskar Jihad Indonesia (JI), Jafar Umar Thalib dan keenam pengikutnya kembali akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri Makassar

Dua Kali Ditunda, Mantan Panglima Laskar Jihad Hadapi Tuntutan Hari Ini
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Ruang sidang mantan Panglima Laskar Jihad Jafar Umar Thalib dan enam anggotanya atas kasus dugaan pengrusakan rumah di Papua, di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (27/06/2019). Terdakwa dan pihak korban yang dihadirkan bersaksi akhirnya saling memaafkan di ruang sidang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Panglima Laskar Jihad Indonesia (JI), Jafar Umar Thalib dan keenam pengikutnya kembali akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (16/07/2019), hari ini.

Jafar dkk dijadwalkan bakal menghadapi sidang dengan agenda pembacaan tuntutan hukuman oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), setelah dua kali ditunda.

Dari pantauan Tribun hingga pukul 11.32 wita belum ada tanda tanda proses persidangan dimulai. Terdakwa maupun pengacaranya serta JPU belum hadir di persidangan.

Baca: Pekan Depan, Mantan Panglima Laskar Jihad Indonesia Hadapi Tuntutan

Baca: Mantan Panglima Laskar Jihad Tak Hadirkan Saksi Meringankan

Baca: Sidang Mantan Panglima Laskar Jihad, Terdakwa dan Korban Saling Memaafkan

Di luar atau halaman Pengadilan, hanya nampak terlihat beberapa personil Kepolisian yang biasa ikut memantau dan mengawal proses persidangan tersebut.

Pada sidang sebelumnya, JPU Hasta berjanji di hadapan hakim bakal  membacakan tuntutan hukuman Selasa hari ini.

Sebelumnya ditunda karena  materi tuntutan hukuman yang ingin dibacakan belum siap.

Jafaf Umar Thalib dan keenam pengikutnya merupakan terdakwa dalam kasus pengrusakan rumah warga di kawasan Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pada Rabu (27/2) lalu.

Keenam terdakwa lainnya adalah AJU (20), AY (42),AR (43), IJ (29), MM (31) Dan AR (20) 
AJU (20) dan AY (42) disangka berperan membawa samurai dan melakukan pengrusakan terhadap speaker di rumah korban.

Sedangkan AR (43), IJ (29), MM (31) Dan AR (20) disangka berperan ikut mendatangi rumah korban dan memperingati korban untuk mematikan musik. 

Baca: Kenapa? Ada 60 Ribu Toyota Rush di Indonesia Bermasalah Ini Solusinya 1-500-315, Bagaimana Terios?

Baca: Campuri Urusan Internal Gerindra dan Prabowo Subianto, Amien Rais Langsung Terima Serangan Balik

Baca: Terungkap Motif PNS Kemenag Dibunuh Brondong Seusai Diduga Berzina, Mahasiswi Pun Sempat Jadi Korban

Baca: Ternyata Leanna Leonardo Bukan Hakim Apalagi Member JKT 48, Lihat Fakta, Sosok, dan Foto-fotonya

Baca: Taqy Malik Akhirnya Ungkap 1 Kalimat dan Kata Bikin Dia Marah Sehingga Ceraikan Salmafina Sunan

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Baca: Jadwal Lengkap MotoGP 2019 di Sirkuit Automotodrom Brno, Ceko: Marc Marquez Nyaman di Puncak

Baca: BREAKING NEWS- Gegara Tambang, Nurdin Abdullah Didemo

Baca: Pilkada Maros - Jumpa Aksa Mahmud, Devo Khaddafi: No Comment Ya

Baca: Dicurigai Sakit, Personel Polres Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Baca: Setelah Gempa 7,2 Magnitudo, Ada 61 Gempa Susulan Guncang Halmahera Selatan, 7 Tips Selamatkan Diri

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved