Reformasi RSKD Dadi, Raih Akreditasi Utama dan Pusat Rujukan Kanker

RSKD Dadi Sulsel raih predikat kelulusan akreditasi utama dari Komite Akreditasi Nasional Rumah Sakit (KARS)

Reformasi RSKD Dadi, Raih Akreditasi Utama dan Pusat Rujukan Kanker
Bidang Humas RSKD Dadi Sulsel.
RS Dadi Susel - Gedung RSKD Dadi Sulsel di Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Sulsel, raih predikat kelulusan akreditasi utama dari Komite Akreditasi Nasional Rumah Sakit (KARS) saat survey final pada 18 sampai 22 Juni, terdiri dari 6 orang tim penilai mengingat RSKD Dadi berstatus kelas A.

Penghargaan ini merupakan prestasi luar biasa karena baru terlaksana dari 20 tahun lalu. Hal ini membuat RSKD Dadi mampu meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.

Dalam rilis diterima tribun timur.com, Senin (1/7/2019) pagi, disebutkan, kualitas inilah jadikan visi misi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah adalah reformasi kesehatan.

Baca: Pasien Gangguan Jiwa di RS Dadi Makassar Golput, Ini Penyebabnya

Baca: Pesan Jenderal TNI (Purn) George Toisutta Sebelum Wafat hingga Kenapa Dia Dimakamkan di TPU Dadi

Baca: Pasca Pemilu, Kamar Khusus Caleg Gagal di RSKD Dadi Makassar Masih Kosong

RSKD Dadi di bawah kepemimpinan Plt. Direktur dr. Arman Bausat dan kerjasama Tim Ahli Kesehatan Gubernur Sulsel, telah melakukan beberapa perubahan mendasar, karena dalam 100 hari kerja Gubernur Prof Nurdin, RSKD Dadi telah berubah dalam upaya perbaikan kualitas pelayanan.

Seperti pelayanan terintegrasi Poliklinik, layanan terintegrasi gawat darurat, buka akses jalan, penataan parkir, pengadaan kantin pegawai, dan melakukan renovasi.

"Renovasi beberapa gedung perawatan dan non perawatan yang selama ini tidak untuk dimaksimalkan dan atau tidak difungsikan, tersmaksud juga pengembangan kualitas SDM dan Reformasi dalam manajemen rumah Sakit," kata dr Arman dalam rilisnya.

RSKD Dadi pula telah resmi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sejak Januari 2019, yang merupakan prasyarat Undang Undang yang mengharuskan setiap rumah sakit harus berstatus BLUD.

Dalam bidang pendidikan, RSKD Dadi telah merintis kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Univeresitas Hasanuddin dan dimediasi Tim Ahli Kesehatan Gubernur.

Sehingga RSKD Dadi menjadi Rumah Sakit Jejaring Pendidikan, memungkinkan RSKD Dadi juga jalin 42 MOU dengan beberapa institusi pendidikan kesehatan dari bernagai berbagai daerah di Sulsel, termaksuk beberapa provinsi di wilayah timur Indonesia.

Kedepannya, dr Arman Bausat berharap dengan adanya pengakuan akreditasi ini dapat mendorong peningkatan mutu layanan terhadap masyarakat, khususnya pasien yang datang berobat di RSKD Dadi Sulsel

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved