Pilpres 2019

Bukan ke Mahkamah Internasional, Saran Mahfud MD untuk Prabowo jika Ingin Tempuh Langkah Hukum Lain

kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dikabarkan akan menempuh jalur hukum lain hingga ke Mahkamah Internasional.

Bukan ke Mahkamah Internasional, Saran Mahfud MD untuk Prabowo jika Ingin Tempuh Langkah Hukum Lain
capture youtube.com/Inews
Bukan ke Mahkamah Internasional, Saran Mahfud MD untuk Prabowo jika Ingin Tempuh Langkah Hukum Lain 

TRIBUN-TIMUR.COM-Pasca-putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Internasional, kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dikabarkan akan menempuh jalur hukum lain hingga ke Mahkamah Internasional.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD pun memberi komentarnya terkait langkah yang akan diambil Kubu 02 tersebut.

Mahfud MD memberikan tanggapan dan usulannya terkait hal tersebut saat menjadi narasumber di acara iNews Sore, Jumat (28/6/2019).

Baca: Jokowi-Maruf Amin Sah Menangkan Pilpres 2019, Koalisi Indonesia Adil Makmur Prabowo-Sandi Bubar

Mahfud menjawab bahwa Mahkamah Internasional tidak pernah mengadili kasus pemilihan umum di dalam suatu negara.

Ia lalu menjelaskan kasus yang biasanya ditangani oleh peradilan internasional.

"Sejauh pengetahuan saya, sampai saat ini tidak ada peradilan internasional untuk kasus pemilu dari negara manapun gitu, tidak ada peradilan internasionalnya," kata Mahfud.

"Peradilan internasional itu kalau pidana hanya menyangkut pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) berat, pelanggaran HAM biasa saja tidak ke peradilan imnternasional."

"Seperti pembunuhan, perampokan, nah itu ya ke peradilan nasional. Kalau internasional itu HAM berat misalnya pembantaian etnis, pembersihan etnis, genosida, pembunuhan orang secara masal dalam satu peperangan itu ada di dalah hukum humaniter."

"Kalau soal pemilu tidak ada di peradilan internasional," tegas Mahfud.

Baca: Belum Ada Putusan Resmi MK, Mahfud MD Ogah Pusingi Jatah Menteri Kabinet Presiden Terpilih 2019-2024

Mahfud lalu menerangkan soal pelanggaran lain yang bisa dibawa ke peradilan internasional yakni yang melibatkan dua negara.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved