Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Unjuk Rasa, Aktivis PMII Minta Kanit Regident Polres Bulukumba Dicopot

Aksi tersebut dilakukan setelah adanya pungutan liar (Pungli), yang diduga telah dilakukan oleh oknum petugas di Samsat Bulukumba.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
Firki/Tibun Timur
Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bulukumba, berunjuk rasa di Kantor Samsat Bulukumba, Jl Muchtar Lutfi, Kecamatan Ujung Bulu, Rabu (19/6/2019). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bulukumba, berunjuk rasa di Kantor Samsat Bulukumba, Jl Muchtar Lutfi, Kecamatan Ujung Bulu, Rabu (19/6/2019).

Aksi tersebut dilakukan setelah adanya pungutan liar (Pungli), yang diduga telah dilakukan oleh oknum petugas di Samsat Bulukumba.

Baca: Di Morotai, Poltekpar Makassar Penyuluhan Bidang Kepariwisataan Berbasis Wisata Museum

Baca: Diduga Pungli, Aktivis PMII Minta Kanit Regident Polres Bulukumba Dicopot

Koordinator Lapangan, Azmin Khaidar, meminta Kanit Regident Polres Bulukumba Iptu Jamaluddin, untuk dicopot.

Demonstran menilai, Iptu Jamaluddin, tidak becus dalam memimpin Samsat Bulukumba.

"Kami meminta agar segera mencopot Kanit Regident Polres Bulukumba, karena tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik," teriak Azmin Khaidar.

Pengunjuk rasa juga meminta Kapolres Bulukumba, untuk segera mengambil tindakan, agar melakukan evaluasi terhadap seluruh pegawai di Lingkungan Samsat Bulukumba.

Mereka juga meminta kapolres, untuk menyelidiki dan melakukan sidak atas dugaan pungli, yang terjadi di lingkungan Kantor Samsat Bulukumba.

Kanit Regident Polres Bulukumba, Iptu Jamaluddin, yang diberikan kesempatan bicara sempat kewalahan meladeni para demonstran.

"Apabila ada kebijakan yang salah laporkan ke saya. Kita akan kawal. Dan sampaikan kepada masyarakat, bahwa dalam kepengurusan perpanjangan STNK atau plat, jangan memakai jasa calo," katanya.

Di depan demonstran, ia juga mengaku bakal melakukan evaluasi terhadap anggotanya.

Namun, dalam hal ini, seluruh UPTD lain juga diminta bertanggung jawab. Pasalnya, urusan di Samsat tak semuanya menjadi tanggung jawab Unit Regident.

Sebelum berunjuk rasa di Kantor Samsat Bulukumba, pengunjuk rasa terlebih dahulu menggelar aksi di Mapolres Bulukumba, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang.

Di Mapolres, massa aksi diterima oleh Wakapolres Bulukumba Kompol Syarifuddin.

Didepan pengunjuk rasa, Kompol Syarifuddin berterima kasih kepada mahasiswa PMII, yang telah memberikan masukan, terkait adanya indikasi pungli di Kantor Samsat Bulukumba.

Ia juga mengaku bakal mengevaluasi dan segera menindaklanjuti laporan tersebut, untuk perbaikan tatanan pada Instansi Kepolisian. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved