Buron Sejak 2018, Begal Asal Gowa Diciduk Tim Resmob Polda Sulael

Pelaku pencurian dan kekerasan (Curas) alias Begal asal Gowa, dibekuk tim Resmob Polda Sulsel, Selasa (18/6/2019).

Buron Sejak 2018, Begal Asal Gowa Diciduk Tim Resmob Polda Sulael
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Pelaku pencurian dan kekerasan (Curas) alias begal atau jambret, Yofan (18) saat diamankan di Posko Resmob Polda Sulsel, Makassar, Selasa (18//6/2019). (darul//tribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Buronan pelaku pencurian dan kekerasan (Curas) alias Begal asal Gowa, dibekuk tim Resmob Polda Sulsel, Selasa (18/6/2019).

Adalah Yofan Trinansa alias Yofan (18) warga Jl Swadaya VI Somba Opu, Gowa dibekuk tim Resmob dipimpin Kanit, AKP Edhy Sabhara pukul 02.30 Wita, dini hari.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, Yofan adalah buronan. Diamankan berdasar LP / 247 / X / 2018 / Tabes Mks / Sek. Ujungpandang.

Baca: Andi Masualle Sebut Laporan Perusakan Balla Lompoa Gowa Dicabut Demi Perdamaian

Baca: Satuan Narkoba Polres Gowa Periksa Kencing Personel Kodim 1409

Baca: Malas Berkantor, Ini Sanksi Bagi ASN Gowa

"Yang bersangkutan merupakan pelaku jambret atau begal yang sudah buronan sejak tahun 2018, dia ditangkap tim kami di rumahnya," kata Kombes Dicky, siang.

Penangkapan pelaki Yofan dipimpin Kanit Resmob AKP Edhy Sabhara bersama Panit 2 Resmob Polda, Ipda Muh Afhi Abriantos setelah penyelidikan dan informasi warga.

"Yang bersangkutan ini kan buronan dari 2018, jadi setelah anggota menerima info warga terkait keberadaannya, tim Resmob langsung menuju ke rumahnya," lanjutnya.

Sementara itu, dari hasil introgasi pelaku mengaku kerap kali menjambret diwilayah Makassar. Seperti wilayah Ujung Pandang, Mamajang, dan wilayah hukum Rappocini.

Kombes PolDicky menyebutkan, ada lima lokasi yang diakui pelaku. Seperti jambret hape Samsunh di Jl Cendrawasih tepatnya depan stadion Mattoangin, diawal 2018.

Lalu, menjambret hape Samsung J5 di Jl Vetran Selatan, bundaran Pabaeng-baeng, Maret 2018. Jambret hape Samsung J2 di Jl Sulten Alauddin pada bulan Juni 2018.

Kemudian, menjambret dan membegal di Jl Arif Rate, Ujung Pandang pada Oktober 2018, dan juga menjambret hape Oppo di Jl Talasalapang, bulan Desember 2018.

"Saat ini yang bersangkutan sudah kami serahkan ke pihak penyidik Polsek Ujung Pandang. Karena laporan korban disana, jadi diproses disana," tambah Dicky. 

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.comdi Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved