Korban Tewas Miras Oplosan di Baruga Luwu Timur Jadi Dua Orang, 1 Masih Kritis

Korban Tewas Miras Oplosan di Baruga Luwu Timur Jadi Dua Orang, 1 Masih Kritis

Korban Tewas Miras Oplosan di Baruga Luwu Timur Jadi Dua Orang, 1 Masih Kritis
Ivan Ismar
Rumah milik Mama Ima yang sedang kosong di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Luwu Timur yang dijadikan tempat pesta miras Baharuddin dan enam rekannya dari 3-4 Juni 2019. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Korban tewas usai pesta minuman keras (miras) oplosan di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi dua orang.

Korban tewas bernama Baharuddin (44) dan Bactiar (36). Dua korban tewas itu warga Jl Kelapa, Desa Baruga, Kecamatan Malili, Luwu Timur.

Baca: Dua Hari Pesta Miras, Satu Warga Baruga Luwu Timur Tewas, Dua Kritis

Baca: Bupati Luwu Timur Sebut Anggota BPD Berwenang Pecat Kepala Desa

Baharuddin dilaporkan tewas lebih dulu, Kamis (6/6/2019), kemudian menyusul Bactiar. Sebelum tewas, Bactiar dirawat di RSUD I Lagaligo namun nyawanya tak tertolong.

"Jadi korban meninggal ada dua orang, Baharuddin dan Bactiar," kata Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar Andi Malloroang kepada TribunLutim.com, Jumat (7/6/2019).

Diberitakan, adapun korban pesta miras oplosan yaitu Baharuddin, Bactiar, Iskandar (28), Ucil, Hendra, Irwan warga Jl Kelapa, Desa Baruga dan satu warga dari Tenggara, Sultra bernama Ramadan.

Iskandar dilaporkan masih kritis dan dirawat di Puskesmas Malili, Jl Sam Ratulangi, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.

Hasil interogasi KBO Reskrim IPDA Djemmi Ramos bersama Bripka Arfan Marannu dan Brigpol Suardi Paembonan, korban dan rekannya pesta miras dua hari dari 3 sampai 4 Juni 2019.

Iskandar mengatakan ia dan rekannya menenggak miras merek Topi Roja dicampur minuman energi merek M150 di rumah milik Mama Ima yang sedang kosong di Desa Baruga.

"Jadi korban meninggal dan kritis karena miras oplosan," kata Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar Andi Malloroang kepada TribunLutim.com, Jumat (7/6/2019).

Adapun minuman tersebut dibeli dari Agus Salim atau bapak Abbas warga Jl Rambutan, Desa Baruga, Kecamatan Malili.

Polisi mengamankan barang bukti 26 botol miras merek Topi Roja dan 17 minuman M150.

"Kita juga amankan penjual minuman untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut soal kejadian ini," tutur Akbar.

Polisi juga sudah memasang garis police line di lokasi para korban menenggak minuman haram tersebut.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, vanbo19

Kedua Putra SBY silaturahmi ramadan ke Presiden Joko Widodo

Follow Instagram @tribuntimurdotcom

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved