Idulfitri 1440 H

H-6 Lebaran, Pergerakan Pesawat di Bandara Sultan Hasanuddin Menurun

Enam hari jelang lebaran (H-6) pergerakan pesawat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar mengalami penurunan.

H-6 Lebaran, Pergerakan Pesawat di Bandara Sultan Hasanuddin Menurun
TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL SYAM
GM AirNav Indonesia Cabang Utama MATSC, Novy Pantaryanto. (FAHRIZAL SYAM) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Enam hari jelang lebaran (H-6) pergerakan pesawat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar mengalami penurunan.

Dari data yang dirangkum dari Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran Tahun 2019, perbandingan persentase pergerakan pesawat tahun 2018 dan 2019 di H-6 lebaran, tercatat menurun sekitar 12 persen.

"Untuk H-6 lebaran atau tanggal 30 Mei, pergerakan pesawat yang dicatat mulai pukul 00.00-24.00 WITA mengalami trend negatif. Pada H-6 2018 lalu ada 173 kedatangan, sedangkan tahun ini 152 pergerakan atau turun 12,1 persen," ungkap GM AirNav Indonesia Cabang Utama MATSC, Novy Pantaryanto, Jumat (31/5/2019).

Baca: H-7 Lebaran, Jumlah Penumpang di Bandara Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Baca: Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin, Angkasa Pura 1 Minta Maaf

Baca: Antisipasi Lonjakan Penumpang, Dua Maskapai Ajukan Extra Flight di Bandara Hasanuddin

Sementara untuk keberangkatan, H-6 tahun 2018, jumlah pesawat yang berangkat sebanyak 172, namun H-6 tahun ini hanya 151 pesawat, atau turun 12,2 persen.

Penurunan pergerakan pesawat tersebut, berbanding lurus dengan jumlah penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan yang ikut menurun, bahkan hingga sekitar 24 persen.

H-6 lebaran tahun 2018 lalu, jumlah penumpang kedatangan sebanyak 20.880, sedangkan tahun ini sebanyak 19.441 orang, turun 6,9 persen.

Sementara untuk jumlah keberangkatan, tahun 2018 tercatat sebanyak 13.662, dan tahun ini turun 24,7 persen menjadi 10.289 orang .

Novy menjelaskan, penurunan pergerakan pesawat sudah terjadi beberapa bulan terakhir di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

AirNav mencatat, jumlah pergerakan pesawat (take off dan landing) terus mengalami penurunan rata-rata 60 sampai 70 perharinya sejak awal tahun ini.

"Sejak Januari sudah terjadi penurunan jumlah penerbangan, baik yang landing dan take off itu turun 60 sampai 70 penerbangan perharinya. Jelang lebaran ini belum ada tanda-tanda mau naik lagi," katanya.

Menurut Novy, tahun lalu, jumlah rata-rata penerbangan di Bandara Hasanuddin berkisar antara 340-380 perharinya, namun sejak Januari 2019, jumlah penerbangan saat ini yang hanya berkisar 280 perharinya.

"Banyak faktor penyebab, salah satunya yah karena tiket pesawat yang semakin mahal, berimbas ke penumpang yang berkurang," pungkasnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:
A

A

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved