Ketua PSI Luwu Timur Sarankan Pemkab Bangun Kampus, Ini Alasannya
Ketua PSI Luwu Timur, Muh Irsan Arief menyebut bantuan beasiswa yang dijalankan Pemkab Luwu Timur terkesan buang uang setiap tahunnya.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Suryana Anas
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Luwu Timur, Muh Irsan Arief menyebut bantuan beasiswa yang dijalankan Pemkab Luwu Timur terkesan buang uang setiap tahunnya.
Pemkab Luwu Timur kata dia perlu mempertimbangkan membangun sendiri kampus atau universitas di wilayahnya.
"Dulu kami sudah usulkan selain beasiswa juga pendirian kampus di Malili," kata Irsan kepada TribunLutim.com, Sabtu (25/5/2019).
Baca: Camat Nuha Curhat ke Bupati Luwu Timur Soal Jalan Batas Nuha-Sulteng
Baca: Berenang di Sungai Pawosoi Luwu Timur, Satu Bocah Dilaporkan Hilang
Baca: Ini 30 Caleg Terpilih di DPRD Luwu Timur, Kapan DItetapkan ?
"Itu saya usulkan juga di depan pak Husler (Bupati Luwu Timur) di posko pemenangan Malili pada saat Husler dinyatakan menang Pilkada Luwu Timur 2015," imbuhnya.
Menurutnya, dua tahun persiapan bangunan kampus dan tenaga dosen dari S1 dikuliahkan S2 sesuai jurusan yang akan dibuka.
"Bentuknya universitas dengan kapasitas 10.000 mahasiswa. Satu-satunya universitas gratis di Indonesia," imbuhnya.
Menurutnya, pembiayaan perguruan tinggi gratis di Luwu Timur itu lebih ideal nantinya.
"Daripada harus membuang puluhan miliar setiap tahunnya keluar Luwu Timur dengan program beasiswa," katanya.
Efeknya usaha, rumah makan, kos-kosan, jasa loundry dan lain sebagainya akan tumbuh di Kecamatan Malili sebagai ibukota kabupaten.
Selain itu, mahasiswa sebagai insan intelektual dapat berpengaruh terhadap pola pikir/budaya positif terhadap masyarakat sekitarnya (Luwu Timur).
Laporan Wartawan TribunLutim.com, vanbo19
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/muh-irsan-arief1_20180428_112302.jpg)