Dua ASN Bulukumba Bakal Diberi Sanksi dari KASN, Ini Inisialnya

Dua oknum ASN yang diketahui berinisal TF dan AT itu, diduga terlibat dalam politik praktis pada tahapan kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu.

Dua ASN Bulukumba Bakal Diberi Sanksi dari KASN, Ini Inisialnya
Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, meminta
Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, meminta para kepala dinas (Kadis), untuk menyebut nama-nama stafnya yang tak hadir upacara bendera, beberapa waktu lalu.

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Republik Indonesia, telah menyerahkan salinan rekomendasi sanksi yang bakal dijatuhkan kepada dua oknum ASN, di lingkup Pemkab Bulukumba.

Dua oknum ASN yang diketahui berinisal TF dan AT itu, diduga terlibat dalam politik praktis pada tahapan kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu.

Usut Kasus Pencabulan Anak di Belawa, Polres Wajo Dapat Masalah

18 Ramadan, Belum Ada Lonjakan Penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

Dan hal tersebut jelas sangat bertentangan dengan netralitas ASN dalam kontestasi pesta demokrasi.

Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran Bawaslu Bulukumba, Bakri Abubakar, Kamis (23/5/2019), membenarkan, bahwa pihaknya memang telah menerima rekomendasi tersebut.

Rekomendasi yang diterima pihaknya, kata Bakri, merupakan jawaban terhadap hasil tembusan pelanggaran ke KASN oleh Panwaslu Kecamatan Ujung Bulu.

“Dua Rekomendasi sudah kita terima dan teruskan ke Bupati Bulukumba sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian untuk memberikan sanksi disiplin," kata Bakri Abu Bakar.

Rekomendasi KASN tersebut masing-masing bernomor : B-1117/KASN/4/2019 tertanggal 5 April 2019 dan Rekomendasi KASN Nomor : B-1467/KASN/5/2019 tertanggal 8 Mei 2019.

Kedua ASN tersebut dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, meminta para kepala dinas (Kadis), untuk menyebut nama-nama stafnya yang tak hadir upacara bendera, beberapa waktu lalu.
Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, meminta para kepala dinas (Kadis), untuk menyebut nama-nama stafnya yang tak hadir upacara bendera, beberapa waktu lalu. (Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, meminta)

Saat dikonfirmasi melalui telepon, Kepala BKPSDM Bulukumba Andi Ade Ariadi, mengaku baru menerima satu salinan rekomendasi.

Sesuai aturan yang berlaku, ada tiga jenis sanksi yang dapat menjerat oknum ASN tersebut, yakni sanksi ringan, sedang, dan sanksi berat.

Jika dideskripsikan, beberapa sanksi tersebut diantaranya adalah penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah.

"Ada tiga sanksi yang dapat dikenakan jika berdasarkan aturan yang ada. Cuman kita belum memastikan sanksi yang mana yang akan kita berikan. Kita mau rapatkan dulu," ujar Andi Ade. (TribunBulukumba.com)

Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia, Dimakamkan di Pesantren Azzikra Bogor

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved