Ramadan 2019
Peristiwa Penting di Bulan Ramadan, Ini Amalan dan Doa yang Dibaca Rasulullah di Malam Nuzulul Quran
Malam Nuzulul Quran menjadi salah satu peristiwa penting yang terjadi pada bulan Ramadan.
TRIBUN-TIMUR.COM-Malam Nuzulul Quran menjadi salah satu peristiwa penting yang terjadi pada bulan Ramadan.
Nuzulul Quran secara harfiah berarti peristiwa turunnya Alquran (kitab suci agama Islam) secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia.
"Kemudian, diturunkan berangsur-angsur kepada Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sesuai dengan peristiwa-peristiwa dalam jangka waktu sekitar 23 tahun.” (HR. Thobari, An Nasai dalam Sunanul Kubro, Al Hakim dalam Mustadroknya, Al Baihaqi dalam Dalailun Nubuwwah.
Baca: Jadwal Imsakiyah 15 Ramadhan 1440 H, Senin 20 Mei di Makassar Lengkap Niat Puasa
Baca: Amaliah Ramadan IGI Parepare, dari Berbagi Menu Buka Puasa Hingga Literasi Alquran
Adapun wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad adalah surat Al Alaq ayat 1-5 yang bila diterjemahkan menjadi :
1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam
5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
Baca: Peringati Waisak di Bulan Ramadan, Permabudhi Sulsel Gelar Buka Puasa Bareng Umat Beragama
Saat wahyu ini diturunkan Nabi Muhammad Sallalahu Allaihi Wassalam sedang berada di Gua Hira, ketika tiba-tiba Malaikat Jibril datang menyampaikan wahyu tersebut.
Adapun mengenai waktu atau tanggal tepatnya kejadian tersebut, terdapat perbedaan pendapat di antara para ulama, sebagian menyakini peristiwa tersebut terjadi pada bulan Rabiul Awal pada tanggal 8 atau 18 (tanggal 18 berdasarkan riwayat Ibnu Umar).
Sebagian lainnya pada bulan Rajab pada tanggal 17 atau 27 menurut riwayat Abu Hurairah, dan lainnya adalah pada bulan Ramadhan pada tanggal 17 (Al-Bara' bin Azib) ,21 (Syekh Al-Mubarakfuriy) dan 24 (Aisyah, Jabir dan Watsilah bin Asqo' ).
Sementara itu, sebagian muslim memperingati waktu terjadinya peristiwa tersebut secara khusus.
Baca: Kapan Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan 2019? Berikut Tanda-tanda, Doa, Amalan yang Dianjurkan
Di Indonesia setiap tanggal 17 Ramadan, biasanya dilakukan ceramah atau pengajian khusus bertemakan Nuzulul Quran.
Dilihat daripada bulan yang disuruh kita berpuasa sebulan penuh maka turunnya Alquran disebut terjadi pada bulan Ramadan.
Dan dilihat daripada 10 hari terakhir pada bulan Ramadan turunnya lailatul qadar maka tentunya turunnya Alquran terjadi pada 10 malam terakhir pada bulan Ramadan.
Lantas menurut musnad Imam Ahmad, turunnya Alquran pada tanggal 24 Ramadan, namun masih ada perbedaan pendapat antara ulama.
Baca: PHBI Wajo Gelar Rapat Persiapan Nuzulul Quran dan Idulfitri 1440 H
Tetapi yang paling terkenal adalah pada tanggal 17 Ramadan.
Nuzulul Quran memiliki banyak keistimewaan bagi Umat Muslim.
Untuk memperingati malam Nuzulul Quran bisa dilakukan dengan membaca doa, membaca Alquran, memperbanyak zikir, mengerjakan salat sunah malam melengkapi salat wajib, kian khusyuk dan ikhlas berpuasa di Bulan Ramadan, serta melakukan ibadah-ibadah yang lain.
Melansir Tribun Lampung (tayang Kamis 16 Mei 2019) Nuzulul Quran yang jatuh setiap tanggal 17 Ramadhan diperingati umat muslim lewat banyak cara.
Berdasarkan penuturan sahabat Abdullah bin Abbas radhiallahu ‘anhu tentang apa yang Rasulullah lakukan:
كَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِى كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ ، فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ . رواه البخاري
“Dahulu Malaikat Jibril senantiasa menjumpai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada setiap malam Ramadhan, dan selanjutnya ia membaca Alquran bersamanya.” (Riwayat Al Bukhari)
Demikianlah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bermudarasah, membaca Al Quran bersama Malaikat Jibril alaihissalam di luar salat.
Ternyata itu belum cukup bagi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau masih merasa perlu untuk membaca Al Quran dalam salatnya.
Anda ingin tahu, seberapa banyak dan seberapa lama beliau membaca Al Quran dalam salatnya?
Berdasarkan penuturan sahabat Huzaifah radhiallahu ‘anhu tentang pengalaman beliau shalat tarawih bersama Rasulillahshallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Pada suatu malam di bulan Ramadan, aku salat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam bilik yang terbuat dari pelepah kurma. Beliau memulai salatnya dengan membaca takbir, selanjutnya beliau membaca doa"
الله أكبر ذُو الجَبَرُوت وَالْمَلَكُوتِ ، وَذُو الكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ
"Selanjutnya beliau mulai membaca surat Al Baqarah, sayapun mengira bahwa beliau akan berhenti pada ayat ke-100, ternyata beliau terus membaca. Sayapun kembali mengira: beliau akan berhenti pada ayat ke-200, ternyata beliau terus membaca hingga akhir Al Baqarah, dan terus menyambungnya dengan surat Ali Imran hingga akhir."
"Kemudian beliau menyambungnya lagi dengan surat An Nisa’ hingga akhir surat. Setiap kali beliau melewati ayat yang mengandung hal-hal yang menakutkan, beliau berhenti sejenak untuk berdoa memohon perlindungan.
Sejak usai dari shalat Isya’ pada awal malam hingga akhir malam, pada saat Bilal memberi tahu beliau bahwa waktu salat subuh telah tiba beliau hanya salat 4 rakaat.” (Riwayat Ahmad, dan Al Hakim)
Demikianlah cara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingati turunnya Alquran pada bulan Ramadan, membaca penuh dengan penghayatan akan maknanya.
Tidak hanya berhenti pada mudarasah, beliau juga banyak membaca Alquran pada shalat beliau, sampai-sampai pada satu raka’at saja, beliau membaca surat Al Baqarah, Ali Imran dan An Nisa’, atau sebanyak 5 juz lebih.
Bacaan Doa Lengkap Malam Nuzulul Quran
Allahummagfir Lii Wa Liwaalidayya Arhamhumaa Kamaa Robbayaanii Shoghiiroo.
Artinya :
Ya Allah ! Ampunilah aku dan kedua orangtuaku dan kasihanilah keduanya sebagaimana mereka nmendidikku semenjak kecil.
Bacaan doa Nuzulul Quran di atas bisa diamalkan pada saat sedang memperingati atau menjalani atau melewati Nuzulul Quran.
Do'a di atas mempunyai maksud untuk memohon dan meminta ampunan kepada Allah SWT atas semua kesalahan (dosa) diri kita sendiri maupun kedua orangtua kita.
Do'a lainnya:
Allahumma Innaka 'aufuwwun Tuhibbul 'Afwa fa'fu'anni.
Artinya:
Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku.
Lalu bacaan doa malam Nuzulul Quran di atas bisa diamalkan pula karena sudah pernah diriwayatkan oleh Aisyah RA bahwa ia pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW tentang bacaan doa apa yang harus dibaca saat bertepatan dengan malam Lailatul Qadar, lalu Nabi Muhammad SAW menyuruh untuk membaca bacaan doa seperti di atas.
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur:
Sebagian artikel di atas telah dipublikasikan Banjarmasin Post dengan judul: Cara Mengisi Malam Nuzulul Quran Ramadhan 1440 H, Ini Ibadah yang Dilakukan Rasulullah SAW