Ucapannya Mulai Dikaji Tim Hukum Nasional, Amien Rais Beri Ultimatum, 'Wiranto, Hati-hati Anda!'

Amien Rais angkat bicara terkait Tim Asistensi Hukum Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto

Ucapannya Mulai Dikaji Tim Hukum Nasional, Amien Rais Beri Ultimatum, 'Wiranto, Hati-hati Anda!'
Kolase Tribun Timur
Ucapannya Mulai Dikaji Tim Hukum Nasional, Amien Rais Beri Ultimatum, 'Wiranto, Hati-hati Anda!' 

TRIBUN-TIMUR.COM-Tim hukum nasional bentukan Menteri Koordinato bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Wiranto mulai bekerja.

Sebanyak 24 pakar hukum mulai mengkaji aktivitas dna ucapan sejumlah tokoh setelah Pemilu 2019.

Dikutip dari Kompas.com, salah satu anggota tim hukum nasional, Romli Atmasasmita menyebut, ada 13 tokoh yang dikini dikaji aktivitas dan ucapannya.

"Di rapat terakhir ada 13 tokoh dipaparkan fakta-faktanya terkait mereka," kata Romli kepada Kompas.com, Senin (13/5/2019).

Baca: Kok Bisa, Angka Klaim Kemenangan Prabowo-Sandiaga Berubah? Dulu Mengaku 62%, Kini Hanya 54%

Baca: Jenderal Wiranto Sebut Imam Besar FPI Hasut Warga Soal Kecurangan Pemilu: Habib Rizieq Itu Siapa?

Baca: Sedang Gonjang-ganjing Tim Bentukan Wiranto, Rocky Gerung: Berkuasa Itu Melelahkan, Istirahatlah

Romli menyebut beberapa tokoh tersebut, yakni Bachtiar Nasir, Eggi Sudjana, Kivlan Zen, hingga Amien Rais.

Eggi Sudjana dan Ustadz Bachtiar Nasir
Eggi Sudjana dan Ustadz Bachtiar Nasir (KOLASE TRIBUNNEWS.COM)

"Sisanya saya tidak ingat," kata dia.

Menurut dia, tugas tim adalah mengkaji apakah aktivitas serta ucapan yang dilakukan para tokoh tersebut mengandung unsur pidana atau tidak.

Setelah itu, hasil dari kajian itu akan diteruskan kepada pihak kepolisian.

"Tim hukum ini bukan buat untuk tim intervensi agar polisi mengambil langkah-langkah hukum, tapi justru menjaga agar polisi bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku, justru menjaga itu," kata dia.

Romli enggan membeberkan bagaimana hasil kajian tim terhadap para tokoh yang sudah dikaji aktivitas dan ucapannya.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved