Breaking News:

Pilpres 2019

2 Kali Kalah Telak dari Prabowo di Sumatera Barat, TKD Mengaku Pusing, 'Dimana Salahnya Jokowi?'

Selama dua periode digelarnya Pemilihan umum (Pemilu), yakni pada 2014 dan 2019, Joko Widodo selalu kalah telak dari rivalnya, Prabowo Subianto.

Tribunnews
2 Kali Kalah Telak dari Prabowo di Sumatera Barat di Pilpres, TKD Pusing, 'Dimana Salahnya Jokowi?' 

TKD Sumbar Pusing, 'Dimana Salahnya Jokowi?'

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumatera Barat (Sumbar), Hendra Irwan Rahim, mengaku pusing dengan hasil perolehan suara calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Sumatera Barat(Sumbar).

Pada Pilpres 2014 Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla mendapatkan 23,1 persen.

Namun, di Pilpres 2019 suara Jokowi yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin malah turun menjadi 14,1 persen.

Baca: TERBARU, Situng KPU Pilpres 2019 Data Masuk 78%, Jokowi Kehilangan Suara di 4 Provinsi, Prabowo?

Ketua DPD Golkar Sumbar itu menyebutkan, sosialisasi yang dilakukan Jokowi dan tim di Sumbar lebih gencar dibandingkan Pilpres 2014, tetapi hasilnya malah makin jeblok.

"Beberapa kali Jokowi mendatangi Sumbar, membangun Sumbar. Apa lagi yang kurang? Dukungan kepala daerah, dukungan ulama seperti Buya Masoed, Buya Shofwan, Buya Bagindo. Saya pikir semuanya sudah ada," kata Hendra.

Hendra menilai kekalahan telak Jokowi karena sebagian besar pemilih Sumbar tidak mengenal siapa calonnya sehingga memilih hanya berdasarkan ikut-ikutan saja.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Dr Asrinaldi, mengaku terkejut dengan hasil rekapitulasi suara yang menempatkan Jokowi-Ma'ruf Amin kalah telak dengan 14,1 persen.

"Hasil ini memang di luar prediksi banyak pihak karena sosialisasi Jokowi pada Pilpres 2019 ini lebih gencar dibandingkan 2014."

"Harusnya, suara Jokowi naik, tapi ini malah turun," kata Asrinaldi.  

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved