Pemilu 2019

Cerita Caleg Incumbent Kalah di Luwu Utara, Basis Pecah

Sejumlah Caleg incumbent DPRD Kabupaten Luwu Utara mulai mengakui kekalahannya pada Pileg 2019.

Cerita Caleg Incumbent Kalah di Luwu Utara, Basis Pecah
chalik mawardi/tribunlutra.com
Rudi Hartono 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Sejumlah Caleg incumbent DPRD Kabupaten Luwu Utara mulai mengakui kekalahannya pada Pileg 2019.

Walau sampai saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat belum menetapkan caleg terpilih.

Incumbent yang mengakui kekalahannya adalah caleg Partai NasDem yang masuk di Dapil II Rudi Hartono.

Baca: Langka dan Mahal, Wabup Luwu Utara Panggil Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kg

Baca: Raih 8 Kursi, Golkar Luwu Utara Berpeluang Usung Paslon Bupati di Pilkada 2020

Baca: THR ASN Luwu Utara Capai Rp 21 Miliar

Rudi menyebut perolehan suaranya hanya 685 dan tertinggal dari caleg suara tertinggi Hamka Muslimin 1.748.

Salah satu penyebab anjloknya suara Rudi karena tidak mampu mempertahankan basis di desanya.

"Karena di desaku ada tiga orang yang maju di partai berbeda. Kami malah saling intip dan akhirnya gagal semua," kata Rudi, Jumat (10/5/2019).

Walau demikian Rudi mengaku tak begitu kecewa dan akan mencoba periode berikutnya.

Sebanyak 31 dari 35 anggota DPRD Luwu Utara periode 2014-2019 kembali maju bertarung pada Pileg 2019.

Data yang dihimpun TribunLutra.com usai KPU Luwu Utara menyelesaikan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan perolehan suara penyelenggaraan Pemilu 2019, sebanyak 15 incumbent hampir pasti gagal.

15 incumbent itu sebagian besar ditumbangkan oleh pendatang baru di internal partai.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved