PPDB 2019

Penerimaan Siswa Baru Mulai 10 Juni, Ada 3 Jalur Sistem Zonasi, Orangtua Wajib Tahu Aturan Baru PPDB

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sulawesi Selatan akan dimulai usai lebaran idulfitri 1440 Hijriah atau tepatnya 10 Juni 2019.

Penerimaan Siswa Baru Mulai 10 Juni, Ada 3 Jalur Sistem Zonasi, Orangtua Wajib Tahu Aturan Baru PPDB
TRIBUN JOGJA
Penerimaan Siswa Baru Mulai 10 Juni, Ada 3 Jalur Sistem Zonasi, Orangtua Wajib Tahu Aturan Baru PPDB 

TRIBUN-TIMUR.COM-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sulawesi Selatan akan dimulai usai lebaran idulfitri 1440 Hijriah atau tepatnya 10 Juni 2019.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau kemdikbud pun telah mengeluarkan sejumlah aturan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2019.

Aturan baru PPDB 2019 tersebut dituang dalam Peraturan Mendikbud No. 51 Tahun 2018 tentang PPDB.

Dimana, sistem Zonasi PPDB yang sudah diterapkan sejak 2018 akan semakin ketat

Sistem zonasi dalam PPDB bertujuan untuk mempercepat pemerataan layanan dan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia dan mendekatkan anak dengan lingkungan sekolahnya.

Baca: Kapan Penerimaan Peserta Didik Baru di Sulsel? PPDB 2019 Usai Lebaran, Begini Aturan Disdik Sulsel

Baca: Ketua Dewan Pendidikan Sebut PPDB SMA Sulsel 2018 Terbaik

Baca: SMAN 1 Barru Belum Terima Juknis Memanisme Penerimaan Siswa Baru

Zonasi menjadi basis data dalam perumusan kebijakan yang berkaitan dengan peta sebaran distribusi guru, ketersediaan sarana prasarana dan fasilitas sekolah, termasuk wajar (wajib belajar) 12 tahun.

Sistem zonasi mempermudah pemerintah pusat dan daerah untuk memetakan dan memberikan intervensi pendidikan, baik terkait fasilitas sekolah, metode pembelajaran, maupun kualitas dan distribusi guru, sehingga dapat mempercepat pemerataan mutu pendidikan di seluruh daerah.

Tiga Jalur Sistem Zonasi

Ada tiga jalur dalam sistem zonasi, yakni jalur zonasi (minimal 90%, termasuk siswa tidak mampu dan disabilitas), jalur prestasi (maksimal 5%), dan jalur perpindahan orang tua (maksimal 5%).

"Sekolah wajib menerapkan PPDB berbasis zonasi untuk 90 persen dari siswa baru. Jalur prestasi akademik dan non-akademik memliki kuota tersendiri yaitu 5 persen. Dapat pula dipakai untuk kuota 5 persen sisanya bagi pelajar mendaftar ke sekolah di luar zona mereka,” kata Mendikbud, Muhadjir Effendy beberapa waktu lalu seperti dikutip dari Kompas.com

Baca: UTBK Gelombang I Rampung Dilaksanakan, Gelombang II Mulai 11 Mei, Jangan Lupa Jadwal SBMPTN 2019

Baca: Bikin Haru, Bayi 5 Hari Berhasil Diselamatkan Setelah Ditemukan Tergeletak dalam Mesin Laundry

Suasana Pendaftaran murid baru sekolah dasar negeri Kota Makassar jalur zonasi utama, inklusif, dan prasejahtera di SD Negeri Sudirman Minggu (8/7/18). Pengumuman kelulusan pada Rabu (11/7/18) dan Data calon peserta dan peserta lulus dapat diakses melalui https://makassar.siap-ppdb.com
Suasana Pendaftaran murid baru sekolah dasar negeri Kota Makassar jalur zonasi utama, inklusif, dan prasejahtera di SD Negeri Sudirman Minggu (8/7/18). Pengumuman kelulusan pada Rabu (11/7/18) dan Data calon peserta dan peserta lulus dapat diakses melalui https://makassar.siap-ppdb.com (abdiwan/tribuntimur.com)

Sesuai dengan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB, calon peserta didik dari keluarga tidak mampu harus menyertakan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari pemerintah pusat atau daerah, dan bukan dengan SKTM.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved