Akhir Jabatan Hatta Rahman, PAN Ditumbangkan Golkar, Ini Sebabnya

Pada Pemilu 2014 lalu, PAN berhasil mendudukkan 10 kadernya di DPRD. Namun pada Pemilu 2019, PAN hanya mampu mendudukan enam kader.

Akhir Jabatan Hatta Rahman, PAN Ditumbangkan Golkar, Ini Sebabnya
Ansar
Ketua DPRD Maros, Chaidir Syam (kanan). 

TRIBUN MAROS.COM, TURIKALE - Partai penguasa di Maros, PAN ditumbangkan oleh Golkar dalam Pemilu 2019. Perolehan kursi PAN di DPRD Maros berkurang drastis.

Pada Pemilu 2014 lalu, PAN berhasil mendudukkan 10 kadernya di DPRD. Namun pada Pemilu 2019, PAN hanya mampu mendudukan enam kader.

Sementara Golkar, pada tahun 2014 lalu hanya mendudukan empat kader. Tahun 2019, saat Patarai Amir menjadi ketua, Golkar menambah tiga kursi.

Baca: Sekretaris PAN Maros: Prabowo-Sandiaga Paket Capres RI Terbaik

Baca: Peserta Pemilu di Maros Dilarang Kampanye di Tempat Ibadah

Sekretaris PAN Maros, Chaidir Syam mengatakan, Rabu (1/5/2019) ada lima kader sekaligus petahana PAN yang tumbang dalam pertarungan.

Satu orang diantaranya sengaja meninggalkan Maros dan bertarung di DPR RI, yakni Suhartina Bohari.

Sementara empat orang di Maros, yakni Muh Ikram (dapil 2: Lau dan Bontoa), Zainal Dalle dan Fitrian (dapil 3: Bantimurung, Simbang, Camba, Cenrana dan Mallawa), dan Amril (dapil 5: Mandai dan Marusu).

"Perolehan suara PAN di Maros hanya enam. Golkar tujuh kursi. Ada lima petahana yang kalah. Satu orang memang bertarung di DPR RI (Suhartina," kata Chaidir.

Sementara petahana yang berhasil duduk yakni Chaidir Syam, Andi Welly, Muhammad Amri Yusuf, Haeriah Rahman dan Andi Rijal.

Kekalahan PAN di Maros terjadi diakhir periode kedua Hatta Rahman menjabat sebagai Bupati. Hatta merupakan Ketua PAN Maros.

Chaidir mengatakan, kekalahan PAN akan menjadi bahan evaluasi bagi kader. Saat ini, hanya kader potensial PAN yang duduk di DPRD.

Halaman
123
Penulis: Ansar
Editor: Ansar
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved