3 Fakta Lain Tentang Yasir Mahmud, Ada Hubungan dengan Mantan Kapolda Sulsel hingga Kena Vonis

3 Fakta Lain Tentang Yasir Mahmud, Ada Hubungan dengan Mantan Kapolda Sulsel hingga Kena Vonis

3 Fakta Lain Tentang Yasir Mahmud, Ada Hubungan dengan Mantan Kapolda Sulsel hingga Kena Vonis
HANDOVER
Politisi Golkar Yasir Mahmud (kanan) Kunjungan kerja Komisi IV DPR RI dipimpin oleh Ketua Tim Kunker Komisi IV DPR RI, Bowo Sidik Pangarso. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Nasib malang menimpa Calon Legislatif DPR RI Yasir Mahmud.

Ia melaporkan tim suksesnya atau Timses ke kepolisian karena dugaan tindak korupsi.

Sebanyak Rp 709 juta yang diberikan kepada koordinator Tempat Pemungutan Suara (TPS) Yasir, Bustaman (45) tak kunjung dibagikan hingga hari pencoblosan tiba.

Hal tersebut tertulis dalam laporan yang diberikan ke pihak kepolisian.

Iptu Muhammad Pahrun menyebutkan laporan Yasir masuk ke Polres Bone, Jumat (26/4/2019) lalu.

"Korban melaporkan tim suksesnya diduga menggelapkan dana tim korban,"kata Muhammad Pahrun kepada tribunbone.com, Minggu (28/4/2019) malam.

"Akan tetapi pelaku tidak memberikan dana tersebut kepada tim TPS di masing – masing daerah pemilihan, akibat kejadian tersebut korban merasa dirugikan sebersar Rp 709 juta," tambahnya.

Padahal, Yasir berpotensi lolos hingga tiga kursi.

Baca: 3 Fakta Caleg Golkar DPR Yasir Mahmud Lapor Tim Sukses ke Polisi Duit 709 Juta Tak Dibagi di TPS

Baca: Garap Kampung Supriansa, Yasir Mahmud Target 20 Ribu Suara di Soppeng

Baca: Yasir Mahmud Pasang Baliho Raksasa di Kampung Supriansa

Dapil ini menyiapkan kuota sembilan kursi.

Dapil ini meliputi Kabupaten Bone, Soppeng, Wajo, Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Sinjai, Bulukumba.

Halaman
1234
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved