Mukhtar Tompo Akui Tak Diberi Akses Saksi di PAN

alon legislator (caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Mukhtar Tompo mengakui tak diberi akses untuk mendapat informasi perkembangan suara saksi

Mukhtar Tompo Akui Tak Diberi Akses Saksi di PAN
Muh Hasim Arfah
Calon legislator (caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhtar Tompo

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon legislator (caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhtar Tompo mengakui tak diberi akses untuk mendapat informasi perkembangan suara dari saksi PAN. 

"Saya memang tak diberi ruang untuk Akses saksi PAN, tap jangan pernah ada yang mainkan suara saya," katanya, Kamis (25/4/2019)m 

Ia pun memberikan peringatan kepada oknum tertentu untuk tidak menghilangkan suara caleg dari Kabupaten Jeneponto ini. 

"Jangan ada yang menggeser suara karena saya juga punya data ril dari berbagai sumber terpercaya dan valid," katanya. 

Seruan MT ini karena beberapa kali meminta data formulir C1 dari partai tapi belum juga diberikan. 

MT maju di daerah pemilihan (dapil) Sulsel I. Dapil ini meliputi Kota Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Kepulauan Selayar. 

MT sebelumnya adalah legislator petahana dari Partai Hanura. Tapi, dia mundur lantaran pindah partai ke PAN. 

Mukhtar Tompo dilantik menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 sebagai Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Dewie Yasin Limpo, April 2016. 

Mukhtar mengawali karir politiknya di organisasi kepemudaan Islam Nahdlatul Ulama dan juga Muhammadiyah. Mukhtar pernah menjadi Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan juga Ketua Ikatan Remaja Muhammadiyah.

Pada masa kerja 2014-2019, Mukhtar bertugas di Komisi VII yang membidangi sumber daya mineral, lingkungan hidup dan riset dan teknologi\

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved