Divonis Mati, Dua Pembakar Satu Keluarga di Makassar Menangis di Ruang Sidang

Keenam warga yang meninggal itu adalah Sanusi (70), Bondeng (65), Musdalifah (40), Fahri alias Desta (24), Namira Ramadina (21) dan Hijaz.

Divonis Mati, Dua Pembakar Satu Keluarga di Makassar Menangis di Ruang Sidang
Hasan Basri/Tribun Timur
Dua pelaku pembakaran rumah di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar, Muhammad Ilham alias Ilho (23) dan Sulkifli Amir alias Ramma (22), divonis mati. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Muhammad Ilham alias Ilho (23) dan Sulkifli Amir alias Ramma (22), menangis di ruang sidang Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (11/04/2019).

Kedua terdakwa terbukti melakukan pembakaran rumah di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar, yang menewaskan enam warga.

Keenam warga yang meninggal itu adalah Sanusi (70), Bondeng (65), Musdalifah (40), Fahri alias Desta (24), Namira Ramadina (21) dan Hijaz.

Baca: Sosok David Kirana Putra Rusdi Kirana, dari Kontroversi Caleg ke Surat Suara Tercoblos di Malaysia

Menurut Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar yang dipimpin langsung Supriyadi selaku Ketua Majelis Hakim dan hakim anggota lainnya Heneng Pujadi dan Rusdiyanto Lole, melanggar pasal sebagaimana dakwaan primair.

Yakni pasal 340 jo 55 ayat (1) ke-1 atau pasal 338 KUHP jo pasal 55 KUHP ayat (1) ke-1 atau Pasal 187 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Perbuatan terdakwa telah menghilangkan nyawa orang lain secara sengaja dan berencana.

Menurut majelis hakim dalam amar putusanya bahwa hal yang memberatkan, karena perbuatan terdakwa menimbulkan penderitaan bagi keluarga korban.

Baca: TRIBUNWIKI: Ex Elly Sugigi Pacari Pedangdut Irma Darmawangsa, Ini Profil dan Karir Irma

Dimana dalam  peristiwa itu mengakibatkan enam korban meninggal bernama Sanusi (70), Bondeng (65), Musdalifah (40), Fahri alias Desta (24), Namira Ramadina (21) dan Hijaz.

Perbutan terdakwa juga sangat meresahkan masyarakat . Salah satu korban yang meninggal merupakan anak masih dinawa korban.

Tedakwa juga pernah melakukan tindak pidana pasal 170.

Halaman
123
Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved