Sambut Hari Jadi Wajo ke- 620, Komunitas Burung Berkicau Buat Lomba

"Dulu di Danau Tempe, terdapat 100 lebih spsies burung, yang sekarang ini sudah hampir punah dan tinggal satu atau dua spesies saja," katanya.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Hasrul
Hardiansyah/Tribun Wajo
Para pecinta burung perkutut dan burung berkicau di Kabupaten Wajo berkumpul di Lapangan Merdeka Sengkang, Kabupaten Wajo, Minggu (24/3/2019). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Para pecinta burung perkutut dan burung berkicau di Kabupaten Wajo berkumpul di Lapangan Merdeka Sengkang, Kabupaten Wajo, Minggu (24/03/2019).

Bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Wajo, Komunitas Burung Berkicau tersebut membuat lomba tersebut dalam rangka menyambut Hari Jadi Wajo (HJW) 620.

Baca: Berakhir Pekan di Kabupaten Wajo, Cek Prakiraan Cuaca Hari Ini

Baca: Bupati Wajo Hadiri Perayaan Hari Jadi ke-758 Kabupaten Soppeng

Ada 4 kategori burung berkicau yang diperlombakan. Antara lain Murey Battu umum, Lakber, Kenari dan Cecak Hijau dengan 4 jenis perlombaan yaitu dewasa, junior 1 tiang, junior setengah tiang dan hanging.

Wakil Bupati Wajo, Amran yang membuka kegiatan tersebut mengapresiasi langkah yang diambil Dinas Pariwisata Kabupaten Wajo dan Komunitas Burung Berkicau menggelar lomba.

"Kontes ini memiliki nilai tambah, sehingga bisa mempunyai nilai jual tinggi, memperhatikan dari sisi pemeliharaan supaya dapat dikembangbiakkan," katanya.

Dirinya mendukung lomba burung berkicau tersebut untuk dijadikan agenda tahunan jelang Hari Jadi Wajo.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Wajo, Andi Darmawangsa menyebutkan, selain dilombakan, kontes kali ini sebagai bentuk pelestaraian burung.

"Dulu di Danau Tempe, terdapat 100 lebih spsies burung, yang sekarang ini sudah hampir punah dan tinggal satu atau dua spesies saja," katanya.

Olehnya, pulau-pulau yang dibentuk hasil revitalisasi nantinya akan dijadikan sebagai penangkaran burung atau tempat persinggahan burung bila musim migrasi tiba. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Baca: VIDEO: Keluarga Jemput Tiga Jenazah Anggota Mujahidin Indonesia Timur, Dimakamkan di Palu

Baca: Curhat Suami Evi Masamba Setelah Ramai Gosip Perceraian Di Ambang Pintu, Kenapa Hapus Foto Evi?

Baca: Asal Sama dari Sinjai, Dekat Sejak SMA hingga Kerja di UNM, Mengapa Wahyu Jayadi Bunuh Siti Zulaeha?

Baca: Sederet Fakta Wahyu Jayadi Bunuh Siti Zulaeha Djafar, Tisu Bau Pesing hingga Upaya Hilangkan Jejak

Baca: Pesan Mama Siti Zulaeha ke Pelaku Dr Wahyu: Jagai Adikmu!, Ini Kronologi Lengkap Hingga Wahyu Nekat

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved