Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Sudah Ada Sejak 1908, Ini Sejarah Converse, Hingga Akhirnya di Gandeng Nike
Dilansir dari beberapa sumber media, perusahaan Converse telah didirikan sejak 1908.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
Sepatu kanvas-karet kembali populer pada 1980-an sebagai alas kaki kasual, tetapi Converse akhirnya menjadi terlalu bergantung pada merek "All Stars", yang pasarnya ambruk pada 1989-1990. Pada tahun 2000, Converse tergelincir berulang kali ke kurator karena hutang menumpuk setiap tahun.
Converse mengajukan kebangkrutan pada 22 Januari 2001. Tidak terlalu lama setelahnya, pada 30 Maret, pabrik terakhirnya di AS, ditutup, karena produksinya sepenuhnya dipindahkan ke luar negeri.
Pada bulan April 2001, Footwear Acquisitions, dipimpin oleh Marsden Cason dan Bill Simon, membeli merek dari kebangkrutan dan menambahkan mitra industri Jack Boys, Jim Stroesser, Lisa Kempa, dan David Maddocks untuk memimpin turnaround.
Pada Juli 2003, Nike membayar $ 309 juta untuk mendapatkan Converse.
Pada Januari 2013, Converse mengumumkan rencana untuk membangun kantor pusat baru, dan pindah pada bulan April 2015.
Dibangun di dekat Stasiun Utara di pusat kota Boston, di Dermaga Lovejoy, menghadap Sungai Charles sebagai bagian dari perombakan lokasi utama dan pemulihan tepi laut publik akses.
Bangunan kantor 10 lantai 214.000 kaki persegi (19.900 m2) meliputi 10 studio rekaman musik permanen untuk proyek "Converse Rubber Tracks" yang baru, gym seluas 5.000 kaki persegi (460 m2) dengan studio yoga terpisah yang dirancang dalam kemitraan dengan Nike, dan Flagship Store ritel baru seluas 3.500 kaki persegi (330 m2)

Nike mendekati kebangkitan 1980-an sekitar 2010 untuk meluncurkan kembali alas kaki.
Nike juga memperluas merek Converse ke bisnis lain selain dari sepatu, mirip dengan merek lain.
Pada November 2012, Converse telah menghilang sepenuhnya dari NBA, karena selusin pemain terakhir yang memakai merek itu meninggalkan NBA atau mengganti sepatu selama satu setengah tahun.
Carlos Arroyo pergi ke luar negeri pada akhir 2011, dan Maurice Evans terakhir bermain untuk Washington Wizards pada April 2012.
Selebriti yang memakai Converse termasuk Snoop Dogg, Kristen Stewart dan Rihanna. Pertumbuhan Converse sebagai aksesori busana kasual berkontribusi terhadap pendapatan $ 1,7 miliar pada tahun 2014 dan $ 2 miliar pada tahun 2015.

Data Perusahaan:
Tipe: Anak perusahaan
Produk: Industri, pakaian, barang olahraga
Didirikan: Februari 1908, Malden, Massachusetts, A S
Pendiri: Marquis Mills
Markas Besar: Boston, Massachusetts, A.S.
Jumlah lokasi: Lebih dari 100
Toko ritel: A.S. (2018)
CEO: Davide Grasso
Jumlah Karyawan: 2,658 (dalam AS)
Kerjasama Nike, Inc. (2003-sekarang)
Cabang Makassar:
Alamat: Trans Studio Mall Makassar - Dzainunah, Jl. Metro Tj. Bunga Blok I No.36B, Maccini Sombala, Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90224
Telepon: (0411) 8117341
Buka: Setiap hari, 10.00-22.00 wita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/adalah-pengguna-converse.jpg)