Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: M Hatta Wapres Pertama RI, Ini Sejarah dan Kehidupannya, Jadi Nama Jalan di Makassar
Seperti nama jalan di Kota Makassar, Muhammad Hatta yang berada sekitar Tol Reformasi, Jl Panampu dan Jl Koptu Harun.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Nur Fajriani R
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Nama jalan memang memiliki sejarah masing-masing. Misalnya nama pahlawan yang digunakan agar kita selalu mengenang jasa para pahlawan.
Kota-kota di Indonesia memiliki lokasi yang banyak diambil dari nama pahlawan. Bahkan diluar negeripun ada beberapa yang menggunakan nama pahlawan Indonesia.
Seperti nama jalan di Kota Makassar, Muhammad Hatta yang berada sekitar Tol Reformasi, Jl Panampu dan Jl Koptu Harun.
Muhammad Hatta atau kerap disapa Bung Hatta merupakan wakil presiden pertama Indonesia. Dilansir dari wikipedia.org Drs H Mohammad Hatta lahir dengan nama Mohammad Athar, populer sebagai Bung Hatta.
Terlahir di Fort de Kock sekarang Bukittinggi, Sumatera Barat, Hindia Belanda, 12 Agustus 1902 meninggal di Jakarta, 14 Maret 1980 pada umur 77 tahun adalah tokoh pejuang, negarawan, ekonom, dan juga Wakil Presiden Indonesia yang pertama.
Ia bersama Soekarno memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda sekaligus memproklamirkannya pada 17 Agustus 1945.
Ia juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dalam Kabinet Hatta I, Hatta II, dan RIS. Ia mundur dari jabatan wakil presiden pada tahun 1956, karena berselisih dengan Presiden Soekarno. Hatta juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia.
Bandar udara internasional Tangerang Banten, Bandar Udara Soekarno-Hatta, menggunakan namanya sebagai penghormatan terhadap jasa-jasanya.
Selain diabadikan di Indonesia, nama Mohammad Hatta juga diabadikan di Belanda yaitu sebagai nama jalan di kawasan perumahan Zuiderpolder, Haarlem dengan nama Mohammed Hattastraat. Pada tahun 1980, ia meninggal dan dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta. Bung Hatta ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 23 Oktober 1986 melalui Keppres nomor 081/TK/1986.
Lahir di Sumatera Barat
Mohammad Hatta lahir dari pasangan Muhammad Djamil dan Siti Saleha yang berasal dari Minangkabau. Ayahnya merupakan seorang keturunan ulama tarekat di Batuhampar, dekat Payakumbuh, Sumatera Barat.
Sedangkan ibunya berasal dari keluarga pedagang di Bukittinggi. Namanya, Athar berasal dari Bahasa Arab, yang berarti "harum".
Ia merupakan anak kedua, setelah Rafiah yang lahir pada tahun 1900. Sejak kecil, ia telah dididik dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang taat melaksanakan ajaran agama Islam.
Kakeknya dari pihak ayah, Abdurahman Batuhampar dikenal sebagai ulama pendiri Surau Batuhampar, sedikit dari surau yang bertahan pasca-Perang Padri. Sementara itu, ibunya berasal dari keturunan pedagang. Beberapa orang mamaknya adalah pengusaha besar di Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/muhammad-hatta-atau-bung-hatta.jpg)