Selama Januari 2019, Tidak Ada Pasien DBD di RSUD KH Hayyung Selayar
Selama bulan Januari 2019, tidak ada pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD KH Hayyung Selayar, Sulawesi Selatan.
Penulis: Nurwahidah | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah
TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Selama bulan Januari 2019, tidak ada pasien demam berdarah Dengue (DBD) di RSUD KH Hayyung Selayar, Sulawesi Selatan.
"Info sementara yang saya dapat, tidak ada kasus DBD,"kata direktur RSUD KH Hayyung Selayar dr Hazairin Nur, SpB, kepada Tribunselayar, Kamis (31/1/2019).
Ia menjelaskan, penyebab demam berdarah adalah penyakit akut yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan oleh nyamuk. Penyakit ini ditemukan di daerah tropis dan sub-tropis, dan menjangkit luas di banyak negara di Asia Tenggara.
Ciri-Ciri Demam Berdarah
"Terdapat empat jenis virus dengue, masing-masing dapat menyebabkan demam berdarah, baik ringan maupun fatal. Ciri-ciri klinis demam berdarah umumnya ditandai oleh demam tinggi mendadak, sakit kepala hebat, rasa sakit di belakang mata, otot dan sendi, hilangnya napsu makan, mual-mual dan ruam. Gejala pada anak-anak dapat berupa demam ringan yang disertai ruam," katanya.
Demam berdarah yang lebih parah, kata dia, ditandai dengan demam tinggi yang bisa mencapai suhu 40-41◦C selama dua sampai tujuh hari, wajah kemerahan, dan gelaja lainnya yang menyertai demam berdarah ringan.
Berikutnya dapat muncul kecenderungan pendarahan, seperti memar, hidung dan gusi berdarah, dan juga pendarahan dalam tubuh. Pada kasus yang sangat parah, mungkin berlanjut pada kegagalan saluran pernapasan, shock dan kematian.
dr Hazairin Nur, SpB menambahkan, penularan demam berdarah ditularkan pada manusia melalui gigitan nyamuk betina Aedes yang terinfeksi virus dengue.
Penyakit ini tidak dapat ditularkan langsung dari orang ke orang. Penyebar utama virus dengue yaitu nyamuk Aedes aegypti, tidak ditemukan di Hong Kong, namun virus dengue juga dapat disebarkan oleh spesies lain yaitu Aedes albopictus.
Pencegahan
Pihaknya, memberikan langkah umum untuk mencegah penyakit yang disebarkan oleh nyamuk di antaranya kenakan pakaian lengan panjang dan celana panjang, dan gunakan obat penangkal nyamuk yang mengandung DEET pada bagian tubuh yang tidak terlindungi,
"Cegah munculnya genangan air, buang kaleng dan botol bekas di tempat sampah yang tertutup, ganti air di vas bunga paling sedikit seminggu sekali, dan jangan biarkan ada air menggenang di Pot Tanaman, tutup rapat semua wadah air, sumur dan tangki penampungan air, jaga saluran air supaya tidak tersumbat," ungkapnya.
Baca: Viral! Kakek 60 Tahun Asal Sinjai Nikahi Wanita 21 Tahun! Begini Kisah dan Segini Uang Panainya?
Baca: Prabowo Subianto Sakit Apa Hingga Tak Hadiri Konsolidasi Nasional PKS? Padahal Semua Caleg PKS hadir
Baca: Terungkap Alasan Rocky Gerung Minta Pemanggilannyaa ke Kantor Polisi Ditunda
Baca: Kakek Asal Sinjai Nikahi Wanita Berusia 21 Tahun! Keluarga Broken Home, Masa Kecil Tika Bikin Sedih
Baca: Masih Berlaku Hari Ini Promo GO-PAY PAYDAY Cashback 50 Persen, Ini Daftar Merchant Resminya
Baca: Presiden AFC dan Exco FIFA Dinobatkan Jadi Raja ke-16 Malaysia
Baca: Klub Top Italia Resmi Dapatkan Kiper Kelahiran Indonesia