VIDEO: Rapat Listrik dengan PT Vale, Warga Dongi Ngamuk di DPRD Luwu Timur

Kasusnya masih sama, soal listrik. Kali ini warga Dongi yang bermukim di Perumahan Bumper Sorowako, Kecamatan Nuha

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Warga adat Tokarungsie atau Dongi kembali mengadukan nasibnya ke DPRD Luwu Timur, Rabu (30/1/2019).

Kasusnya masih sama, soal listrik. Kali ini warga Dongi yang bermukim di Perumahan Bumper Sorowako, Kecamatan Nuha yang mendatangi DPRD Luwu Timur.

Manajemen PT Vale pun dihadirkan untuk mendengarkan keluhan warga Dongi diwakili ibu rumah tangga di ruang Aspirasi. Hadir pula Anggota DPRD Luwu Timur, Herdinang.

Sambungan listrik dari PT Vale Indonesia terputus sejak 20 September 2016 lalu. Tercatat ada 94 Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak putusnya aliran listrik tersebut.

Sampai sekarang, listrik belum disambung oleh PT Vale Indonesia. Warga masih menggunakan penerangan seadanya seperti pelita.

Pada pertemuan ini, Warga Dongi meminta PT Vale Indonesia agar mengizinkan jaringan listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) masuk ke permukiman warga.

Warga Dongi tidak lagi berharap dengan listrik dari PT Vale Indonesia yang dulunya mereka gunakan.

Warga Dongi berharap jaringan listrik PLN bisa masuk ke lokasinya tersebut. Jalannya rapat berlangsung panas.

Masalahnya, PT Vale Indonesia tidak mengakomodir permintaan warga agar jaringan listrik PLN masuk ke permukiman.

PT Vale Indonesia menegaskan lokasi yang ditempati warga Dongi yang meminta izin jaringan listrik PLN dimasukkan adalah lokasi PT Vale Indonesia.

Warga Dongi sontak bereaksi mendenfar jawaban dari manajemen PT Vale Indonesia itu. Warga Dongi berteriak. Sebagian lagi menangis karena usulan untuk menikmati listrik ditolak.

Lihat videonya!

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved