70 Pegawai Tidak Tetap Kemenkes RI 2017 Dilantik Jadi PNS di Kabupaten Wajo

Andi Burhanuddin Unru berpesan kepada para PNS yang baru saja diangkat tersebut untuk mengetahui betul-betul tugas pokoknya.

Humas Pemkab Wajo
Surat keputusan pengangkatan PNS formasi pegawai tidak tetap Kementerian Kesehatan RI diserahkan, Senin (28/1/2019). 

Laporan wartawan Tribun Timur, Hardiansyah Abdi Gunawan

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Surat keputusan pengangkatan PNS formasi Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan RI 2017 diserahkan, Senin (28/1/2019) kemarin.

Selain menyerahkan SK pengangkatan PNS PTT Kemenkes RI, Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru juga menyerahkan SK pengangkatan CPNS formasi 2018 lingkup Pemda Kabupaten Wajo.

Baca: Pencurian Sapi Marak, Warga Penrang Curhat ke DPRD Wajo

Baca: Aliansi Wija To Luwu Suarakan Pemekaran Provinsi Tana Luwu di Batas Wajo-Luwu

Baca: Panwascam Pammana Wajo Massifkan Sosialisasi Tolak Politik Uang

Sebanyak 70 orang PNS formasi PTT Kemenkes RI diambil sumpahnya dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sumpah pegawai negeri sipil dan fakta integritas oleh yang bersangkutan di Ruang Pola, Kantor Bupati Wajo.

Andi Burhanuddin Unru berpesan kepada para PNS yang baru saja diangkat tersebut untuk mengetahui betul-betul tugas pokoknya.

"Tugas pokok harus diperhatikan karena banyak yang tidak tahu tugas pokoknya, semua yang ada disini adalah orang-orang pintar dan hampir 70% yang lulus adalah perempuan," kata Bupati Wajo dua periode tersebut saat memberikan sambutan.

Tugas pokok yang dimaksud Andi Burhanuddin Unru tersebut yakni melayani masyarakat.

Baca: Jenazah Praka Nasruddin, Korban Penembakan KKSB Papua Akan Dimakamkan di TMP Barru

Baca: Forum Osis Sulsel Juga Bantu Korban Banjir Bandang di Jeneponto

Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, Sayadi, yang turut hadir pada kesempatan tesebut menyampaikan bakalan membantu permasalahan-permasalahn yang dialami Kabupaten Wajo terkait masalah kepegawaian.

"Kami siap bantu apa masalah-masalah kepegawaian di Wajo, seperti apa tantangannya, penggunaan IT, kelengkapan data untuk dimasukkan ke database BKN, serta masalah pensiun," katanya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Tribun Timur.(*)

Berikut video lengkapnya:

Baca: Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Kabupaten Gowa

Baca: Pagi ini Jeneponto Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang  

Baca: Patroli Malam, Polres Tana Toraja Amankan Motor Curian

Baca: PMII Bulukumba Salurkan Bantuan Hasil Galang Dana ke Korban Bencana Jeneponto

Baca: Warga Ingin Jalan Penghubung Sidobinangun-Sidomakmur Luwu Utara Diperbaiki

Baca: Bersihkan Sampah di Sungai, Relawan Maros Hanya Gunakan Alat Ini

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved