Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pelayaran di Pelabuhan Paotere Dihentikan Sementara

Syahbandar Pelabuhan Paotere Makassar, memberlakukan penghentian aktivitas pelayaran.

Penulis: Alfian | Editor: Munawwarah Ahmad
sanovra/tribuntimur.com
Buruh pelabuhan memikul bawang merah di Pelaburah Rakyat Potere, Jalan Salodong, Makassar, Minggu (21/10). Baru baru ini Indonesia mengekspor bawang merah ke Thailand sebanyak 5600 ton. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Syahbandar Pelabuhan Paotere Makassar, memberlakukan penghentian aktivitas pelayaran.

Peringatan diberlakukan menyikapi cuaca ekstrem di kota Makassar dalam beberapa hari terakhir.

Baca: Sulselbar Diprediksi Hujan dan Berangin Kencang Hingga Sabtu, Gelombang Laut Tinggi

Baca: Segera, Warga Jl Bung Makassar Butuh Evakuasi dan Makanan

Baca: Warga Manggala Kelaparan Butuh Bantuan Makanan

Koordinator Pos Kesyahbandaran Utama Paotere, Nufrisal, mengatakan bahwa peringatan ini diberlakukan hingga tanggal 25 Januari mendatang.

"Ada peringatan yang kita berlakukan sesuai edaran BMKG sampai tanggal 25 Januari," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/1/2019).

Lebih lanjut berdasarkan surat edaran BMKG, kecepatan angin mengalami peningkatan sehingga berdampak pada naiknya tinggi gelombang laut di beberapa lokasi.

Berikut rinciannya:

TINGGI GELOMBANG 1.25 - 2.5 M BERPELUANG TERJADI DI :

• Teluk Bone bagian Utara

TINGGI GELOMBANG 2.5 - 4 M BERPELUANG TERJADI DI :

• Teluk Bone bagian Selatan

TINGGI GELOMBANG 4 – 6 M BERPELUANG TERJADI DI :

• Selat Makassar bagian Selatan

• Perairan barat Sulawesi Selatan

• Parairan Kepulauan Sabalana

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved