Pelayaran di Pelabuhan Paotere Dihentikan Sementara
Syahbandar Pelabuhan Paotere Makassar, memberlakukan penghentian aktivitas pelayaran.
Penulis: Alfian | Editor: Munawwarah Ahmad
Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Syahbandar Pelabuhan Paotere Makassar, memberlakukan penghentian aktivitas pelayaran.
Peringatan diberlakukan menyikapi cuaca ekstrem di kota Makassar dalam beberapa hari terakhir.
Baca: Sulselbar Diprediksi Hujan dan Berangin Kencang Hingga Sabtu, Gelombang Laut Tinggi
Baca: Segera, Warga Jl Bung Makassar Butuh Evakuasi dan Makanan
Baca: Warga Manggala Kelaparan Butuh Bantuan Makanan
Koordinator Pos Kesyahbandaran Utama Paotere, Nufrisal, mengatakan bahwa peringatan ini diberlakukan hingga tanggal 25 Januari mendatang.
"Ada peringatan yang kita berlakukan sesuai edaran BMKG sampai tanggal 25 Januari," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/1/2019).
Lebih lanjut berdasarkan surat edaran BMKG, kecepatan angin mengalami peningkatan sehingga berdampak pada naiknya tinggi gelombang laut di beberapa lokasi.
Berikut rinciannya:
TINGGI GELOMBANG 1.25 - 2.5 M BERPELUANG TERJADI DI :
• Teluk Bone bagian Utara
TINGGI GELOMBANG 2.5 - 4 M BERPELUANG TERJADI DI :
• Teluk Bone bagian Selatan
TINGGI GELOMBANG 4 – 6 M BERPELUANG TERJADI DI :
• Selat Makassar bagian Selatan
• Perairan barat Sulawesi Selatan
• Parairan Kepulauan Sabalana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/buruh-di-pelabuhan-paotere_20181021_202712.jpg)