Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

SPBU Abdesir Terbakar, Berikut Tips Agar Kejadian Itu Tak Terulang

Kasus kendaraan terbakar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sudah sering terjadi sepanjang 2018

Penulis: Amiruddin | Editor: Mahyuddin
TRIBUN TIMUR/ALFIAN
Kebakaran terjadi di SPBU Jl Abdullah Dg Sirua Makassar, Rabu (19/1/2/2018). Satu minibus ikut terbakar 

Pertama, bensin yang mengucur dari selang pengisian bisa terhisap kembali ke tangki SPBU.

Tanpa disadari sebagian bensin yang dibayar kembali masuk ke tangki SPBU.

Hal ini terjadi karena mesin pengisian bahan bakar modern sudah dilengkapi penghisap uap bensin.

Baca: Demi Generasi Muda Sulbar, Afzal Rela Dikenal Sebagai Pengemis di DPR RI

Baca: Lagi Viral, Mau Dikuburkan Si Anak Teriak dari Dalam Peti Mati, Lihat Kelanjutannya di Video Ini

Saat selang pengisian mendeteksi bensin yang diisikan sudah penuh, maka penghisap akan otomatis menyedot uap bensin keluar dari lubang pengisian mobil atau motor

Kedua, tangki bensin butuh ruang agar bensin bisa mengembang.

Setiap tangki bensin kendaraan selalu dilengkapi lubang hawa.

Lubang ini berfungsi untuk mengurangi tekanan yang dihasilkan BBM saat ada di dalam tangki bensin.

Bila seluruh ruang tangki dipenuhi dengan bensin, maka gas yang timbul hasil ekspansi BBM akan keluar dari tangki melalui selang, sehingga BBM terbuang percuma

Ketiga, tumpahan bahan bakar dari noozle melumuri kendaraan dapat akan berpotensi lebih besar terkena percikan api.

Gunakan Knalpot SNI

Penggunaan knalpot yang tidak standar saat digas akan membawa percikan api dari ruang bakar.

Apabila terjadi percikan di SPBU maka akan menimbulkan terjadinya ledakan besar.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved