Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pak Bupati, Kanyuara-Pajalele Sidrap Butuh Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu

Aktivis lingkungan di Kabupaten Sidrap menyoroti tumpukan sampah di tiga titik sepanjang jalan Kanyuara-Pajalele, Kecamatan Wattang Sidenreng.

Penulis: M haris syah | Editor: Waode Nurmin
M Haris Syah/TribunSidrap.com
Aktivis lingkungan di Kabupaten Sidrap menyoroti tumpukan sampah di tiga titik sepanjang jalan Kanyuara-Pajalele, Kecamatan Wattang Sidenreng. 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, M Haris Syah

TRIBUNSIDRAP.COM, WATTANG SIDENRENG -- Aktivis lingkungan di Kabupaten Sidrap menyoroti tumpukan sampah di tiga titik sepanjang jalan Kanyuara-Pajalele, Kecamatan Wattang Sidenreng.

Pantauan TribunSidrap.com, sampah plastik dari limbah rumah tangga warga sekitar, menggunung dan menjadi pemandangan sehari-hari di tiga titik tersebut.

Baca: Ketua Muhammadiyah Makassar Imbau Galakkan Pengajian

Baca: Pastikan Keamanan Natal Anak di GPDI, Polsek Moncongloe Turunkan Personel

Baca: Anak Muda Parepare Bentuk Komunitas Generasi Milenial

Baca: Foto-foto Cantiknya Dwinda Ratna Istri Mas Pur Tukang Ojek Pengkolan, Intip Kemeriahan Resepsi

Baca: Diguyur Hujan Sejak Pagi, Pemukiman Warga Kakatua 2 Lorong 1 Makassar Tergenang

"Sampah non-organik mendominasi. Itu berasal dari limbah rumah tangga," kata aktivis lingkungan dari Komunitas Laskar Ijo, Nasri.

Dalam setahun saja, sampah plastik yang menumpuk sudah mencapai 100-an meter dengan tebal 1 meter. Jika dibiarkan, kata Nasri, lima tahun kedepan tempat itu akan dipenuhi sampah plastik.

Nasri menyebut seharusnya sampah plastik itu bisa bermanfaat, alih-alih mencemari lingkungan.

Baca: Perusahaan asal Taiwan Jajaki Kerja Sama Smelter di Bantaeng

Baca: Anak SMGT di Marusu Gelar Natal, Kapolsek Lau Pimpin Pengamanan

Baca: Baru Selesai Resepsi, Curhat Dwinda Ratna soal Pernikahannya dengan Furry Setya atau Mas Pur

Baca: Mau ke Festival I Lagaligo di Soppeng? Ini Tempat Parkir Untuk Umum

Baca: Dharmawanita Gowa Senam Bersama di Minggu Pagi

"Kami berharap di Kelurahan Kanyuara didirikan TPST (tempat pengelolaan sampah terpadu, red)," pintanya.

Dia menyebut, TPST tak hanya mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah, tetapi juga menyerap tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran dikawasan tersebut. (*)

Silakan Subscribe akun Youtube Tribun Timur untuk news video terupdate:

Follow juga akun resmi Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved