Densus 88 Anti Teror Dikabarkan Tangkap Dua Terduga Teroris di Makassar

Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri dikabarkan menangkap dua orang yang diduga terlibat jaringan teroris di Kota Makassar, Jumat (14/1

Densus 88 Anti Teror Dikabarkan Tangkap Dua Terduga Teroris di Makassar
KOMPAS.com/Idon Tanjung
Petugas bersiaga pada saat penggeledahan gelanggang mahasiswa di kampus Universitas Riau terkait dugaan penangkapan teroris, Sabtu (2/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Amiruddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri dikabarkan menangkap dua orang yang diduga terlibat jaringan teroris di Kota Makassar, Jumat (14/12/2018).

Informasi yang diperoleh tribuntimur.com, Densus 88 pertama kali menangkap terduga teroris berinisial AA (34), di Perumahan Yayasan Gubernur, Jl Paccerakang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, sekitar pukul 11.20 Wita.

Setelah menangkap AA, satuan anti teror yang dibentuk 26 Agustus 2004 itu, kembali mengamankan seorang pria berinisial IA (28), di Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Blok E, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar sekitar pukul 11.40 Wita.

Baca: Live iNewsTV! Link Live Streaming Vietnam Vs Malaysia: Siapa Juara Piala AFF 2018?

Baca: Foto-foto Rumah Mewah Syahrini Dekat dengan Kediaman Presiden, Bak Istana Negeri Dongeng!

Baca: Asisten Perekonomian Luwu Timur Ajak Orangtua Sekolahkan Anak di Pesantren

Baca: Gelar Donor Darah, Pegawai BRI Makassar Kumpulkan 123 Kantong Darah

Baca: Genangan Air Ancam Pemukiman, Irfan Ali Ajak Warga Kota Makassar Lakukan ini!

Baca: Gelar Ngopi Bareng, Perusahaan Aset Kripto Ini Sasar Masyarakat Makassar

Baca: TRIBUNWIKI: 11.11 Terlaris, Ini Buku Best Seller di Gramedia Mall Ratu Indah 15 Desember 2018

Baca: Komunitas Hijab Syari Palu Akan Gelar Tabligh Akbar di Kamp Pengungsian

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Daftar Buku Terlaris Gramedia Mall Panakukang 15 Desember 2018

Baca: Buruan! Ada Diskon Hingga 70 Persen di Polo Ralph Lauren Mal Ratu Indah

AA dan IA diketahui merupakan saudara kandung (kakak beradik), yang diduga menggunakan rumahnya sebagai tempat pertemuan (safe house), dalam merencanakan aksi teror.

Keduanya diduga merupakan jaringan tiga terduga teroris yang juga ditangkap di Makassar pada Agustus 2018 lalu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani yang coba dikonfirmasi tribuntimur.com, belum memberikan jawaban.

Pesan yang dilayangkan belum dibalas, begitupun dengan sambungan telepon belum direspon.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Penulis: Amiruddin
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved