Imigrasi Makassar Deportasi 28 WNA, Satu Diantaranya Artis

Kantor Imigrasi kelas 1 Makassar merilis daftar warga negara asing (WNA) yang baru saja di deportasi dari wilayah hukum Imigrasi Makassar.

Imigrasi Makassar Deportasi 28 WNA, Satu Diantaranya Artis
saldy/tribun timur
Kepala Kantor Imigrasi kelas 1 Makassar Andi Pallawarukka 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Kantor Imigrasi kelas 1 Makassar merilis daftar warga negara asing (WNA) yang baru saja di deportasi dari wilayah hukum Imigrasi Makassar.

Tahun 2018 ini, tercatat ada 28 WNA yang dipulangkan secara paksa ke negara asalnya. Kepala Kantor Imigrasi kelas 1 Makassar Andi Pallawarukka mengatakan para WNA ini melakukan aktivitas yang telah melanggar aturan keimigrasian di Indonesia.

Baca: Daftar Lengkap Hari Libur Nasional 2019 dan Cuti Bersama 2019, Ada 5 Harpitnas

Baca: Ini Perbandingan DPTHP I dan II Pemilu Sulsel 2019

"Kita deportasi karena melakukan aktivitas yang tidak seharusnya dia lakukan. Setiap negara memiliki aturan keimigrasian, di Indonesia pun begitu," ujar Andi, Rabu (14/11).

Dari daftar kantor Imigrasi Makassar, sau diantara WNA yang di deportasi ini bekerja sebagai pemain film (artis) asal Australia.

Lanjut Andi, proses deportasi para WNA ini berjalan lancar. Hal itu tak lepas dari dukungan kedutaan besar para WNA yang ada di Indonesia (Jakarta).

Laporan penyidik keimigrasian, para WNA ini ijinya rata-rata ijin wisata. Tapi setelah ada di Sulsel mereka melakukan kegiatan yang bukan berwisata, tapi melakukan aktivitas yang tidak sesuai dengan izin keimigrasian.

"Seperti halnya artis, mereka datang ke Indonesia dengan izin wisata. Tapi rupanya dia tidak hanya wisata, tapi juga bermain film," ujarnya, sembari sebut wna ini menyalahgunakan ijin tinggal.

Dari daftar wna yang di deportasi, mereka berasal negara Cina, Argentina, Malaysia, Pakistan, Korea Selatan, dan Turki.

Baca: 700 Lebih Warga Sulsel Belum Perekaman e-KTP, Begini Cara KPU Bantu Dukcapil

Baca: Sekkot Palopo Terima Penghargaan AMPL Award 2018

Aktivias WNA di Indonesia diatur dalam UU Keimgrasian nomor 5 tahun 2011.

Negara yang paling banyak di deportasi paada tahun 2018 ini yakni Turki, sedangkan yang lainnya rata-rata 3 orang.

Mulai dari
Sebar Mata-mata
Halaman
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved